Gorontalopost, GORONTALO – Insiden oknum anggota Polri di Boalemo aniaya salah satu tenaga kerja kesehatan puskesmas yang berada di Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.
Kasus ini menjadi topik pembahasan bahkan kini viral di media sosial, dengan munculnya berbagai tanggapan.
Menanggapi kejadian tersebut Kapolda Gorontalo melalui Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Desmont Harjendro AP, SIK, MT, menjelaskan hal tersebut merupakan masalah pribadi dari kedua belah pihak.
“Motif dari kejadian ini diduga berkaitan dengan rasa cemburu oknum polisi terhadap pacarnya, yang merupakan seorang bidan yang bertugas di Puskesmas Paguyaman.
Komunikasi yang sering terjalin antara sang bidan dan Taufik Nur diduga menjadi pemicu amarah oknum polisi,” terangnya.
Lanjutnya, untuk masalah tersebut, saat ini pihak Kepolisian Resor Boalemo sudah menerima laporan dari keduanya.
Baca Juga: Dua Pelaku Curanmor di Wongkaditi, Ditangkap Team Rajawali Polresta Gorontalo
“Saat ini, dari pihak keduanya, baik oknum polisi maupun Taufik Nur sudah melaporkan permasalahannya ke Polres Boalemo.
Dan keduanya saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Tani Nelayan karena mengalami luka-luka yang cukup parah akibat peristiwa tersebut,” tambahnya.
Baca Juga: Sambut Pertandingan Timnas Indonesia, Jokowi Bermain Sepak Bola Bersama U12 Gorontalo
Dari kejadian ini, pihak Kepolisian kata Kabid Humas Polda Gorontalo akan menindak tegas dan sesuai hukum yang berlaku, jika oknum tersebut terbukti bersalah.
“Kita tidak akan mentolerir jika oknum polisi tersebut bersalah, karena hukum harus tetap dijalankan,” pungkasnya. (Mg-04/Hms-pol).
Editor : Azis Manansang