Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Sikapi Fenomena Puluhan Sapi Mati Mendadak di Desa Mustika Paguyaman Boalemo Distan Turun ke Lokasi

Azis Manansang • Minggu, 3 November 2024 | 23:52 WIB

 

Sapi di Kabupaten Boalemo, dilaporkan mati mendadak. (dok. istimewa)
Sapi di Kabupaten Boalemo, dilaporkan mati mendadak. (dok. istimewa)

Gorontalopost, PAGUYAMA - Informasi puluhan ekor sapi mati mendadak di Desa Mustika Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo. 

Dibenarkan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo melalui Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo Averus Zainudin.

Ia mengaku telah menerima laporan terkait sapi warga mati mendadak. Sehingga pihaknya sudah ke lokasi untuk melakukan pendalaman.

Baca Juga: AKD DPRD Provinsi Gorontalo Periode 2024-2029 Resmi Terbentuk

"Ya, yang pasti kita sudah koordinasi mitra kita relasi kita di dinas Kabupaten Boalemo disitu ada Kepala Bidang pertanian dan peternakan Boalemo.

Dan sekarang beliau sudah ada di lokasi untuk mengecek langsung apa yang terjadi di sana," ungkap Averus Zainudin saat dikonfirmasi, kemarin.

Menyikapi kondisi yang terjadi, Averus Zainudin meminta warga yang memiliki ternak sapi agar dikandangkan. Hal ini untuk menghindari kejadian serupa dan ketiga sapi dikandangkan akan lebih aman.

Baca Juga: KPU Provinsi Gorontalo Gelar ToT Fasilitator Bimbingan Teknis Bagi KPPS

"Imbauan kami ya, sebenarnya teknik pemeliharaan sapi itu kan kita kandangkan lebih aman kalau sapi itu dilepas pasti risiko itu lebih besar.

Dan ini jua pelajaran kalau memang punya ternak sebaiknya dikandangkan," tandasnya.

Adapun kejadian puluhan sapi mati mendadak ini mencuat seperti dikutif dari sejumlah media daring diungkapkan Aswin Pange (35) warga desa Mustikan Kecamatan Paguyaman Kabupaten Boalemo.

"Kalau saya hitung sapi kami disini ada 50 ekor mati, saya hanya menduga saja jangan sampai sapi keracunan, tidak tahu pelakunya siapa dan racunnya tidak tahu apa," ungkapnya.

Aswin mengungkapkan sapi yang mati tersebut ditemukan saat berada di kebun.

Baca Juga: Paslon Amran-Irwan Makin Menguat di Pilkada Bone Bolango, Ratusan Pendukung Berjubel di Kampanye

"Dan kami belum tahu kalau hewan ternak kami itu penyebab kematiannya apa, kami tidak menyangka kalau sapi kami ini langsung tiba-tiba mati," ujarnya.

Dia mengungkapkan fenomena sapi mati mendadak di desanya juga pernah terjadi pada 2022 lalu.

Aswin menambahkan bahwa kasus sapi mati di desanya terjadi beberapa hari pada akhir bulan lalu.

Baca Juga: Libatkan 170 Orang, KPU Kabgor Mulai Penyortiran Logistik Surat Suara

"Kami menduga jangan sampai sapi kami keracunan, dan tahun 2022 sudah ada kejadian seperti ini juga," ucapnya.

Aswin menambahkan pihaknya telah melaporkan kasus kematian ternak tersebut ke pemerintah kabupaten. 

Dan berharap, kasus kematian ternak ini mendapat perhatian dari dinas terkait.

"Kami sudah adukan ke pemerintah terkait. kasus ini, perlu menjadi perhatian serius bagi pemerintah setempat.

Dampaknya terhadap ekonomi warga yang bergantung pada peternakan sapi," bebernya.(Mg-02).

Editor : Azis Manansang
#dinas pertanian #Paguyaman #mati mendadak #boalemo #puluhan sapi