Gorontalopost, TILAMUTA - Dalam upaya meningkatkan peluang kerja bagi tenaga kesehatan di Boalemo.
Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi membuka program pelatihan bahasa Jepang gratis.
Baca Juga: Polisi Ungkap Penjualan BBM Subsidi Ilegal di Gorut, Pelaku Raup Keuntungan Besar
Program ini ditujukan bagi putera-puteri daerah yang ingin meniti karier di Jepang sebagai tenaga perawat dan careworker.
Program ini merupakan bagian dari kerja sama Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA) angkatan ke-XIX.
Yang bertujuan untuk menyiapkan tenaga kerja profesional dari Indonesia untuk bekerja di Jepang pada tahun 2026.
Pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan bahasa, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman budaya kerja di Jepang.
Menurut Bupati Rum Pagau, program ini menjadi langkah strategis dalam memperluas kesempatan kerja bagi tenaga kesehatan Boalemo.
Baca Juga: Residivis Bobol Rumah Saat Salat Tarawih, Polisi Tangkap Pelaku di Gorontalo
Dengan pelatihan yang berlangsung selama tiga bulan hingga ujian kompetensi, peserta diharapkan memiliki kesiapan penuh untuk bekerja di Jepang.
Syarat untuk mengikuti program ini meliputi usia minimal 34 tahun, lulusan keperawatan (S1/D4/D3), warga asli Boalemo, serta memiliki pengalaman kerja minimal dua tahun.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui link yang telah disediakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Melalui program ini, Pemkab Boalemo berkomitmen untuk terus membuka akses kerja bagi tenaga kesehatan daerah agar dapat bersaing di pasar tenaga kerja internasional. (Mg-07).
Editor : Azis Manansang