Gorontalopost, WONOSARI - Jembatan darurat di Desa Harapan, Kecamatan Wonosari, Boalemo kembali ambruk usai diguyur hujan deras, kemarin (11/4/2025).
Ini menjadi kali kedua jembatan tersebut rusak akibat banjir sejak kejadian pertama tahun 2022.
Baca Juga: Sikap Hati-Hati Bupati Pohuwato, Tunda Tarik Dana dari Bank SulutGo
Akibatnya, akses warga lumpuh total dan mobilitas mereka terganggu.
Jembatan ini sejatinya hanya solusi sementara setelah infrastruktur permanen ambruk tiga tahun lalu.
Namun selama itu pula, pemerintah dinilai tak kunjung menganggarkan pembangunan jembatan baru.
Warga pun menyuarakan kekecewaan mendalam atas minimnya perhatian pemerintah provinsi.
Fian Hamzah, salah satu warga, menyatakan rasa frustrasinya dan menyebut warga Wonosari seolah ditelantarkan.
Baca Juga: Nekat Tikam Teman Sendiri Usai Pesta Miras, Pria di Gorontalo Terancam 15 Tahun Penjara
Ia menegaskan bahwa masyarakat di wilayah tersebut juga berhak mendapat akses jalan yang aman dan layak.
Bukan sekadar jembatan darurat yang mudah rusak.
Ia mendesak Gubernur Gorontalo yang baru, Gusnar-Ismah, untuk segera turun tangan dan memprioritaskan pembangunan jembatan permanen.
Fian juga mengkritik keras instansi terkait yang dinilainya lambat merespons penderitaan masyarakat. (Hen).
Editor : Azis Manansang