Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Dua Arsitek Nasional Rancang Transformasi, Boalemo Rebranding Menuju Kota Peradaban

Azis Manansang • Selasa, 27 Mei 2025 | 09:37 WIB

 

Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau bersama Wakil Bupati Lahmuddin Hambali bersama 2   tokoh arsitek kebanggaan Indonesia Prof. Yorri Antar dan Prof. Moh.  Ramdhan Pomanto (f.dok.pimpinan)
Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau bersama Wakil Bupati Lahmuddin Hambali bersama 2 tokoh arsitek kebanggaan Indonesia Prof. Yorri Antar dan Prof. Moh. Ramdhan Pomanto (f.dok.pimpinan)

Gorontalopost, TILAMUTA – Pemerintah Kabupaten Boalemo kembali menghidupkan semangat transformasi lewat Seminar Nasional Kebudayaan dan Peradaban.

Sebagai langkah awal menjadikan Boalemo sebagai pusat peradaban Teluk Tomini.

Baca Juga: Satpol PP Gorontalo Gerebek Kos-Kosan, Tiga Pasangan Ilegal Terjaring Operasi Pekat

Seminar ini diprakarsai langsung oleh Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, dan Wakil Bupati Lahmuddin Hambali.

Dengan mengusung tema: “Desain PembangunanBerkebudayaan Menuju Kabupaten Boalemo Pusat Peradaban Teluk Tomini.”

Menariknya, kegiatan ini menghadirkan dua tokoh arsitektur nasional, yakni Prof. Yorri Antar dan Prof. Moh. Ramdhan Pomanto, yang dikenal luas karena kontribusinya dalam menata wajah kota-kota besar di Indonesia.

“Pak Ramdhan adalah arsitek pertama yang saya minta menggambar wajah baru Tilamutadi 2012.

Beliau membuat desain awal yang kini mengubah citra ibu kota kita,” kenang Bupati Rum Pagau saat temu kangen bersama relawan PAHAM di Pantai Bolihutuo, kemarin.

Namun, karena kesibukan Ramdhan Pomanto yang kini juga mencalonkan diri sebagai Gubernur Sulawesi Selatan, Bupati Rum mengungkapkan pihaknya tak lagi ingin merepotkan waktunya.

Sebagai alternatif, ia menemukan sosok arsitek nasional lainnya, Yorri Antar, yang juga turut merancang Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan bersama Presiden Jokowi.

Baca Juga: Boalemo Naikkan Insentif Dokter, Dorong Layanan Kesehatan Hingga Pelosok

“Pak Yorri ini bukan sembarang arsitek. Karyanya ada di mana-mana: dari Papua sampai Jawa. Beliau bahkan ikut mendampingi Presiden Jokowi dalam proyek besar pembangunan IKN,” ujar Rum Pagau.

Rum mengungkap, menghadirkan para arsitek bukan tanpa alasan. Berdasarkan pengalamannya, pembangunan yang tidak diawali perencanaan matang hanya akan berujung pada hasil yang setengah-setengah.

“Kami tak ingin membangun hanya dengan angan-angan. Butuh konsep yang jelas, terarah, dan mencerminkan identitas Boalemo sebagai daerah penuh nilai budaya,” tegasnya.

Dalam seminar nanti, dua arsitek nasional ini akan memaparkan masterplan pembangunan Boalemo dari berbagai sektor: pariwisata, perikanan, pertanian, pelabuhan, hingga desain ibu kota Tilamuta.

 “Visi kami jelas: membentuk Boalemo yang kompetitif dan produktif.

Baca Juga: Gorontalo Jadi Provinsi Terpedas, Konsumsi Cabai Rawit Tertinggi Nasional 2024

Dengan pembangunan sektor strategis, saya optimis pendapatan per kapita masyarakat akan melonjak, bahkan bisa jadi yang tertinggi di Gorontalo,” kata Rum dengan penuh keyakinan.

Ia juga menyerukan seluruh elemen masyarakat untuk bersatu mendukung visi besar ini.

“Sudahi konflik, lupakan perbedaan politik. Kini saatnya kita fokus pada kekuatan daerah, dan menjadikannya modal untuk bangkit bersama.

Misi kami lima tahun ke depan adalah menjadikan Boalemo tidak hanya dikenal, tapi juga diperhitungkan,” tutup Rum Pagau yang dikenal dengan julukan Panglima Pembangunan.(Fik).

Editor : Azis Manansang
#TILAMUTA #seminar nasional #Teluk Tomini #pembangunan #Ramdhan Pomanto #desain #boalemo #peradaban