Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Daerah Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Boalemo Siapkan 50 Hektar Lahan untuk Pembangunan Batalyon TNI, Dorong Ekonomi dan Jaga NKRI

Azis Manansang • Kamis, 19 Juni 2025 | 10:25 WIB

 

Peremuan  Bupati Rum Pagau dengan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi.(F:Penrem)
Peremuan Bupati Rum Pagau dengan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi.(F:Penrem)


Gorontalopost, MANADO – Komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam mendukung program strategis nasional.

Kembali ditunjukkan Bupati Drs. Rum Pagau, yang kali ini menyambut gagasan pembangunan 100 Batalyon TNI AD sebagai bagian dari Asta Cita Presiden RI, Prabowo Subianto.

Baca Juga: Peringati Harganas ke-31, Puskesmas Paguyaman Gencarkan Layanan KB untuk Pasangan Usia Subur

Dalam pertemuan penuh keakraban dengan Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi, Rabu (18/6/2025).

Bupati Rum Pagau menyampaikan kesiapan daerahnya untuk mendukung pembangunan satu Batalyon TNI di Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

“Kami di Boalemo sudah menyiapkan lahan seluas 50 hektar di Desa Pilolianga, Kecamatan Tilamuta.

Lokasi ini tidak hanya untuk markas batalyon, tapi juga mencakup rumah jabatan, asrama, dan sarana penunjang lainnya,” jelas Rum Pagau yang didampingi Prof. Dr. Nurdin Baderan dan pengusaha Eko Wahyudi.

Lahan tersebut sebelumnya telah ditinjau oleh jajaran Korem 133/Nani Wartabone dan Kodim 1316/Boalemo.

Hibah lahan ini pun sudah mendapat persetujuan resmi dari DPRD Boalemo dan telah ditandatangani pimpinan dewan.

Mendengar keseriusan tersebut, Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Suhardi mengapresiasi langkah cepat Bupati Boalemo yang dianggap tanggap terhadap instruksi Presiden.

“Langkah Bupati Rum Pagau adalah bentuk nyata kepemimpinan responsif.

Kehadiran Batalyon nanti bukan hanya soal keamanan negara, tapi juga akan memicu pertumbuhan ekonomi lokal,” ujar Suhardi.

Baca Juga: 10 Blok Tambang Rakyat di Pohuwato Resmi Disahkan, Gorontalo Siap Dorong Izin IPR

Ia menjelaskan bahwa sekitar 1.000 personil TNI akan ditempatkan di Boalemo.

Dengan estimasi pengeluaran bulanan Rp 5 juta per orang, maka diperkirakan akan ada peredaran uang sekitar Rp 5 miliar per bulan di kawasan tersebut.

Efek ekonomi ini, kata Suhardi, akan sangat terasa bagi pelaku UMKM dan warga sekitar.

“TNI hadir bukan hanya untuk menjaga wilayah, tapi juga menjadi bagian dari masyarakat.

Ini akan menciptakan efek ganda — ekonomi tumbuh, masyarakat aman,” tambah Suhardi yang mengaku pernah bertugas langsung di bawah Presiden Prabowo saat menjabat Danjen Kopassus.

Sebagai tindak lanjut, Bupati Rum Pagau dan Mayjen TNI Suhardi sepakat.

Akan menemui Menteri Pertahanan Syafri Samsudin dalam waktu dekat untuk menyerahkan proposal resmi pembangunan, berikut SK hibah tanah dari DPRD Boalemo.

Sehari sebelum pertemuan ini, Bupati dan unsur pimpinan DPRD Boalemo juga telah melakukan koordinasi lanjutan.

Dengan Kepala Staf Administrasi Pangdam XIII/Merdeka, Mayor TNI Kaveleri Wahyuda Saputra.

Dengan dukungan kuat dari Pemkab, DPRD, dan jajaran TNI, pembangunan Batalyon Boalemo diyakini akan menjadi langkah strategis.

Dalam memperkuat pertahanan negara sekaligus membuka peluang baru bagi kesejahteraan masyarakat lokal.(Fik).

Editor : Azis Manansang
#Astacita Presiden #pembangunan #PrabowoSubianto #Rum #batalyon #hibah lahan #pertumbuhan ekonomi #TNI #TNI AD #boalemo #kolaborasi