Gorontalopost, TILAMUTA – Langit biru Tilamuta berubah jadi kanvas raksasa yang penuh warna pada Sabtu pagi (6/9/2025).
Ribuan pasang mata terpaku ke atas, menyaksikan balon-balon udara raksasa mengudara.
Dalam Festival Balon Udara 2025, yang diselenggarakan meriah di Alun-Alun Tilamuta, Kabupaten Boalemo.
Baca Juga: Adat Moloopu Camat Wonosari, Bupati Rum Pagau Minta Jadi Pengayom Semua Etnis
Mulai pukul 06.00 WITA, masyarakat tumpah ruah di alun-alun, larut dalam semangat pagi yang penuh energi.
Festival ini dibuka dengan senam massal yang menggugah semangat.
Diiringi irama musik aerobik dan zumba yang menggerakkan ratusan peserta dari anak-anak hingga lansia.
“Saya senang banget bisa ikut senam bareng warga lain. Ini bukan cuma olahraga.
Tapi juga momen saling sapa,” ujar Lia, warga lokal yang antusias mengikuti rangkaian acara sejak pagi.
Setelah pemanasan selesai, perhatian langsung tertuju ke acara puncak: penerbangan balon udara.
Sebanyak 9 balon raksasa dilepaskan ke langit, masing-masing dihiasi corak dan warna unik yang mencuri perhatian.
Yang paling menyedot perhatian adalah balon putih bergambar dua tokoh penting Boalemo: Rum Pagau dan Lahmudin Hambali.
Balon ini tak hanya mencuri pandangan, tapi juga menjadi bentuk penghormatan atas kontribusi mereka terhadap daerah.
Sorak-sorai anak-anak pecah saat balon pertama mulai mengangkasa.
Para orang tua pun tak mau ketinggalan, mengabadikan momen bersejarah ini lewat kamera ponsel mereka.
Tak hanya soal hiburan, festival ini juga terasa istimewa karena sekaligus menjadi perayaan ulang tahun Rahmat Gobel.
Tokoh nasional yang dikenal aktif menggagas berbagai kegiatan kreatif untuk masyarakat Gorontalo.
Baca Juga: Meriahkan Maulid Nabi, Owner Resto Onato Bagikan Sepeda Listrik untuk Warga Bone Bolango
“Festival ini bukan hanya soal balon. Ini tentang harapan dan mimpi kita yang ingin terus terbang tinggi,” ujar salah satu panitia acara.
Festival Balon Udara menjadi lanjutan dari kesuksesan Festival Bolihutuo, dan kini memperkaya agenda budaya di Boalemo.
Warga pun berharap festival seperti ini bisa digelar rutin setiap tahun.
Karena dinilai mampu mendongkrak sektor pariwisata dan mempererat tali persaudaraan antarwarga.
Langit yang dipenuhi balon warna-warni seolah menjadi simbol dari semangat baru masyarakat Boalemo optimis, kreatif, dan kompak.
Setiap balon yang terbang tinggi membawa harapan akan masa depan yang lebih cerah bagi daerah tercinta.
Momen ini bukan hanya tentang memandang ke atas, tapi juga tentang melihat lebih jauh: ke masa depan Boalemo yang lebih bersinar. (Fik).
Editor : Azis Manansang