Gorontalopost, PAGUYAMAN - Wakil Ketua DPRD Boalemo, Iwan Waluwo, menyoroti pentingnya.
Peran DPRD sebagai mediator dalam sengketa lahan antara masyarakat Paguyaman dan perusahaan PG Gorontalo.
Baca Juga: Gorontalo Genjot Reformasi Anggaran, Program SKALA Dorong Transparansi dan Kebijakan Berbasis Data
Ia menilai bahwa lembaga legislatif harus hadir sebagai pihak yang mampu memberikan jalan tengah atas konflik yang semakin panjang.
Iwan menyampaikan bahwa langkah-langkah yang telah dilakukan DPRD.
Mulai dari RDP hingga turun langsung ke lokasi sengketa, merupakan bentuk keseriusan DPRD dalam merespons keresahan masyarakat.
“Kehadiran kami di lapangan adalah bukti bahwa aspirasi warga tidak diabaikan,” ujarnya.
Menurutnya, peninjauan lapangan menjadi proses penting untuk memverifikasi informasi dari kedua belah pihak.
DPRD ingin memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil nantinya berdasar pada fakta lapangan dan data yang akurat, bukan sekadar klaim.
Iwan berharap kunjungan tersebut dapat membuka ruang dialog yang lebih efektif antara masyarakat dan pihak perusahaan.
Baca Juga: Health Award 2025 Puskesmas Paguyaman Boyong Penghargaan, Bukti Dedikasi Nakes Boalemo
Ia menekankan bahwa DPRD tidak ingin ada pihak yang merasa dirugikan atau diabaikan.
“Kami mencari solusi yang bisa diterima semua pihak, itu yang utama,” ungkapnya.
Ia juga meminta masyarakat tetap tenang sambil menunggu langkah-langkah lanjutan yang akan diambil DPRD.
Menurutnya, keputusan terbaik akan dihasilkan setelah semua informasi dan temuan lapangan dianalisis secara menyeluruh.(Hen ).
Editor : Azis Manansang