Gorontalopost, TILAMUTA -Peringatan HUT ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional di Tilamuta menjadi momen penting bagi Bupati Boalemo Rum Pagau.
Untuk mengajak para pendidik melakukan terobosan baru dalam dunia pendidikan.
Ia menekankan bahwa masa depan kualitas pendidikan Boalemo sangat ditentukan oleh kreativitas dan kemampuan guru beradaptasi dengan perubahan.
Seruan itu disampaikan Rum Pagau saat memimpin upacara resmi tingkat Kabupaten Boalemo di SMA Negeri 1 Botumoito.
Ia menilai perayaan tahunan ini bukan hanya seremoni, tetapi refleksi untuk memperkuat semangat pengabdian dan profesionalisme guru.
Dalam amanatnya, Rum Pagau menyoroti sejarah panjang PGRI yang berdiri pada 25 November 1945, hanya seratus hari setelah kemerdekaan RI.
Semangat perjuangan awal itu, menurutnya, harus tetap menyala dalam menghadapi tantangan pendidikan di era modern.
“Sekarang ini, guru menghadapi medan yang jauh lebih dinamis. Teknologi berkembang tanpa jeda, sehingga pendidik harus terus membekali diri.
Jika tidak, kita semua bisa tertinggal,” kata Rum Pagau, menegaskan pentingnya inovasi dalam proses belajar-mengajar.
Ia juga memuji konsistensi PGRI sebagai rumah besar perjuangan para pendidik yang tetap independen dan fokus memperjuangkan profesi guru.
Rum menambahkan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak mungkin tercapai tanpa memberikan penghargaan yang layak kepada guru.
“Merekalah fondasi peradaban. Guru bukan hanya mengajar, tetapi membentuk masa depan generasi,” tutupnya.(Fik).
Editor : Azis Manansang