Gorontalopost, JAKARTA – Komitmen dukungan dari pusat untuk penanganan persoalan sampah di Kabupaten Boalemo mulai menguat.
Hal ini mengemuka dalam pertemuan antara Anggota DPR RI Rusli Habibie dan Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali di Gedung DPR RI.
Baca Juga: PENAS 2026 di Limboto, 10 Ribu Bentor Disiapkan untuk Transportasi Peserta
Diskusi tersebut menyoroti kondisi pengelolaan sampah di Boalemo yang dinilai masih memerlukan dorongan kebijakan serta bantuan sarana dan program yang lebih terarah.
Dalam pertemuan itu, Lahmuddin menyampaikan bahwa tantangan pengelolaan sampah di daerah tidak bisa diselesaikan sendirian oleh pemerintah kabupaten.
Ia menilai perlu dukungan lintas sektor agar solusi yang diambil benar-benar berdampak.
Ia juga menekankan bahwa persoalan sampah berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat.
“Dampaknya bukan hanya lingkungan tercemar, tapi juga bisa mengancam kesehatan warga jika tidak ditangani dengan serius,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Rusli Habibie menegaskan bahwa isu lingkungan hidup, khususnya sampah, menjadi perhatian penting di tingkat nasional.
Ia menyatakan siap mengawal aspirasi Boalemo melalui perannya di Komisi XII DPR RI.
Rusli yang memiliki pengalaman panjang memimpin Gorontalo mengaku paham betul kondisi daerah.
Baca Juga: Komisi II DPRD Gorontalo Terima Audiensi APRI, Dorong Legalitas Tambang Rakyat WPR dan IPR
“Saya tidak asing dengan persoalan lingkungan di Gorontalo.
Aspirasi ini akan saya dorong agar mendapat dukungan kebijakan dan program yang tepat,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan penanganan sampah sangat bergantung pada kerja sama yang solid antara pemerintah pusat dan daerah.
Tanpa kolaborasi, program lingkungan akan sulit berjalan maksimal.
Ia berharap pertemuan ini menjadi awal koordinasi berkelanjutan antara DPR RI
dan Pemerintah Kabupaten Boalemo, khususnya dalam merancang langkah strategis demi lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Dengan adanya dukungan kebijakan dari pusat, diharapkan pengelolaan sampah di Boalemo ke depan
bisa lebih terstruktur, efektif, dan berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang