Gorontalopost, TILAMUTA – Bupati Boalemo Rum Pagau mengungkapkan adanya persoalan serius terkait data kepesertaan BPJS di daerahnya.
Baca Juga: TPAKD Gorontalo Matangkan Strategi 2026, Akses Keuangan UMKM dan Desa Jadi Prioritas
Sekitar 22 ribu peserta tercatat dinonaktifkan oleh pemerintah pusat, yang tersebar di tujuh kecamatan dan 82 desa di Kabupaten Boalemo.
Hal tersebut disampaikan Rum Pagau saat melantik enam Kepala Desa Pengganti Antar Waktu (PAW) dan dua Penjabat Kepala Desa.
Ia menilai persoalan ini harus segera ditangani melalui proses verifikasi data yang lebih akurat
agar masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan jaminan kesehatan.
Menurutnya, pemerintah daerah akan melibatkan Badan Pusat Statistik (BPS) serta Dinas Sosial untuk melakukan pendataan ulang.
Proses tersebut juga akan didampingi oleh para camat dan pemerintah desa agar data yang dikirimkan ke pemerintah pusat benar-benar valid.
Rum menjelaskan bahwa dari total 22 ribu peserta yang dinonaktifkan, sekitar 2 ribu orang sudah berhasil diaktifkan kembali.
Sementara itu, sekitar 20 ribu lainnya masih menunggu proses verifikasi lanjutan sebelum kembali mendapatkan akses layanan BPJS.
Baca Juga: Safari Ramadan di Dimito, Bupati Rum Pagau Pererat Silaturahmi dan Salurkan Bantuan Baznas
Ia pun meminta para kepala desa yang baru dilantik agar turut berperan aktif membantu pemerintah daerah menyelesaikan persoalan ini.
Menurutnya, peran pemerintah desa sangat penting untuk memastikan
data masyarakat yang dilaporkan benar dan sesuai kondisi di lapangan.(Fik).
Editor : Azis Manansang