Gorontalopost, TILAMUTA – Suasana Alun-alun Tilamuta mendadak penuh perhatian saat Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali,
menyampaikan pesan keras tentang ancaman baru bangsa dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Rabu 20 Mei 2026.
Di hadapan ratusan peserta upacara, Lahmuddin menyebut era saat ini bukan lagi tentang perebutan wilayah fisik, melainkan perang pengaruh di ruang digital.
Pernyataan itu langsung menjadi sorotan karena dianggap menggambarkan kondisi nyata yang tengah dihadapi Indonesia.
“Kalau ingin bangsa ini kuat, maka generasi mudanya harus mampu menguasai teknologi dan informasi.
Ruang digital sekarang menjadi penentu kekuatan sebuah negara,” ujar Lahmuddin dengan nada tegas.
Menurutnya, pemerintah pusat kini serius membangun perlindungan anak di dunia digital melalui kebijakan PP Tunas.
Aturan tersebut diharapkan mampu menjadi benteng menghadapi maraknya ancaman digital yang menyasar anak-anak dan remaja.
Tak hanya bicara soal teknologi, Pemkab Boalemo juga memastikan dukungan penuh terhadap program strategis nasional
mulai dari penanganan stunting, pendidikan berkualitas, cek kesehatan gratis hingga penguatan ekonomi rakyat melalui koperasi desa Merah Putih.
Momentum Harkitnas kali ini disebut menjadi simbol kebangkitan baru menuju Indonesia yang lebih kuat dan modern.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang