Advetorial Artis Dan Hiburan Berita Gorontalo Berita Utama Cover Story COVID-19 Ekonomi & Bisnis Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Lifestyle & Teknologi Nasional Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Sport Teropong

Sekolah Rakyat Jadi Perhatian, Penyusunan RISPAM Boalemo Perkuat Perencanaan Air Bersih hingga 20 Tahun

Azis Manansang • Jumat, 26 Juni 2026 | 21:32 WIB

 

Pembahasan Laporan Antara Dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) yang digelar di Tapadaa Beach.(F:Prokopim)
Pembahasan Laporan Antara Dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) yang digelar di Tapadaa Beach.(F:Prokopim)

Gorontalopost, TILAMUTA – Ketersediaan air bersih yang berkelanjutan menjadi salah satu fokus utama Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam menyusun arah pembangunan daerah. 

Hal itu tercermin dalam pembahasan Laporan Antara Dokumen Rencana Induk Sistem Penyediaan Air Minum (RISPAM) yang digelar di Tapadaa Beach, Jumat (26/6/2026).

Pertemuan tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari unsur 
legislatif, organisasi perangkat daerah, 

Perumda Tirta Boalemo, pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, hingga tenaga ahli penyusun dokumen. 

Tujuannya adalah menyempurnakan rancangan RISPAM sebelum memasuki tahap laporan akhir.

Kepala Bidang Cipta Karya PUPRPKP Boalemo, Irfan Pomanto, ST, menjelaskan bahwa dokumen laporan antara merupakan gambaran sementara hasil penyusunan RISPAM yang sedang berjalan. 

Dokumen tersebut menjadi instrumen penting untuk mengukur perkembangan pekerjaan sekaligus mengevaluasi berbagai kebutuhan yang harus diakomodasi dalam perencanaan.

Dalam forum tersebut, sejumlah masukan strategis menjadi perhatian. 

Kepala Dinas Sosial PMD menyoroti pentingnya penyediaan sumber air baku yang memadai guna mendukung operasional Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 Boalemo di Kecamatan Wonosari.

Tak hanya itu, Ketua Fraksi NasDem DPRD Boalemo, Arman Nawai, meminta penjelasan lebih rinci mengenai strategi pencapaian target layanan air minum yang tertuang dalam dokumen. 

Sementara pihak PUPRPKP melalui Kabid SDA mengingatkan agar target 
cakupan layanan sebesar 94 persen dikaji secara realistis sesuai kondisi lapangan.

Menjawab berbagai masukan tersebut, Tenaga Ahli Penyusunan RISPAM, Iwan Gunawan, ST, MT, memastikan kebutuhan air untuk Sekolah Rakyat Terintegrasi 71 Boalemo telah diperhitungkan dan akan disuplai melalui SPAM Wonosari.

Terkait strategi implementasi, ia menegaskan bahwa seluruh skenario dan tahapan telah disusun secara komprehensif dalam dokumen perencanaan.

"Semua hal yang berhubungan dengan tahapan dan strategi diuraikan dalam bab 
tersebut yang akan kami sampaikan pada pembahasan laporan akhir," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPKP Boalemo, Supandra Nur, ST, menyampaikan 
arahan khusus dari Bupati Boalemo 

agar dokumen RISPAM memasukkan potensi pemanfaatan Sungai Paguyaman sebagai sumber air baku utama dengan kapasitas mencapai 500 liter per detik.

Menurutnya, keberadaan dokumen RISPAM menjadi semakin strategis karena kebutuhan air bersih yang terus meningkat, 

terutama setelah Boalemo ditetapkan sebagai lokasi Sekolah Rakyat yang membutuhkan dukungan infrastruktur dasar secara berkelanjutan.

Apresiasi juga datang dari Josef, perwakilan SDA Provinsi Gorontalo, yang menilai 
komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo 

dalam menyusun RISPAM sebagai langkah positif untuk menjamin pelayanan air minum masyarakat dan keberlangsungan Perumda Tirta.

"Kami dari balai bertugas mendampingi langsung daerah dalam Penyusunan RISPAM. Silahkan dan tidak perlu sungkan untuk meminta pendampingan kami dari balai," ucapnya. (Mg-07).

Editor : Azis Manansang
#PUPR Gorontalo #Sekolah Rakyat #air minum #spam #boalemo gorontalo