Gorontalopost, TILAMUTA – Hari ketiga wafatnya DR. (HC) Rachmat Gobel menjadi momen penuh haru bagi masyarakat Kabupaten Boalemo.
Pemerintah daerah bersama tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga menggelar dzikir, doa,
serta tahlilan sebagai bentuk penghormatan kepada sosok yang selama ini dikenal berjasa bagi kemajuan Gorontalo.
Bertempat di Rumah Jabatan Bupati Boalemo, kegiatan berlangsung dalam suasana religius dan penuh kekhusyukan.
Bacaan Al-Qur’an, dzikir, serta tahlil yang dilantunkan bersama menjadi ungkapan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan besarnya penghargaan terhadap
perjalanan hidup dan pengabdian Rachmat Gobel.
Sosok yang dikenal luas sebagai tokoh nasional itu dinilai telah memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, termasuk Kabupaten Boalemo.
Bupati Boalemo Rum Pagau menyampaikan bahwa kepergian almarhum merupakan
kehilangan besar bagi masyarakat Gorontalo.
Menurutnya, selama hidup Rachmat Gobel telah menunjukkan kepedulian dan perhatian yang luar biasa terhadap kemajuan daerah serta kesejahteraan masyarakat.
Ia mengajak masyarakat untuk terus mengirimkan doa bagi almarhum sekaligus meneladani semangat pengabdian yang telah ditunjukkan selama ini.
Bagi Rum Pagau, warisan terbesar yang ditinggalkan Rachmat Gobel bukan hanya karya dan kontribusi pembangunan, tetapi juga kecintaan yang tulus terhadap tanah Gorontalo.
Dzikir dan tahlilan yang digelar tidak sekadar menjadi agenda keagamaan, melainkan juga refleksi atas nilai-nilai luhur yang diwariskan almarhum kepada masyarakat.
Semangat persatuan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap daerah menjadi pesan penting yang terus hidup hingga kini.
Baca Juga: Di Pusara Rachmat Gobel, Bupati Sofyan Puhi Kenang Dedikasi Putra Terbaik Gorontalo untuk Bangsa
Masyarakat Boalemo meyakini bahwa meskipun raganya telah tiada, pengabdian dan keteladanan sosok bergelar adat “Ti Bulilango Hunggiya”
atau Pemberi Cahaya Negeri akan tetap menjadi cahaya yang menerangi perjalanan pembangunan Gorontalo di masa mendatang.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang