Hadapi Tekanan Fiskal, Rum Pagau Ajak DPRD Percepat Pembahasan Perubahan APBD Boalemo 2026

Azis Manansang • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 02:01 WIB

 

Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, saat menyerahkan rancancangan perubahan anggaran kepada ketua DPRD dalam  rapat paripurna penyampaian Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS APBD 2026 di ruang sidang DPRD Boalemo.(F:Diskominfo)
Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, saat menyerahkan rancancangan perubahan anggaran kepada ketua DPRD dalam rapat paripurna penyampaian Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS APBD 2026 di ruang sidang DPRD Boalemo.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, TILAMUTA – Dinamika keuangan daerah menjadi perhatian utama Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam penyusunan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. 

Hal itu  disampaikan Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, saat menghadiri rapat paripurna  penyampaian Rancangan Perubahan KUA 

dan Rancangan Perubahan PPAS APBD 2026 di ruang sidang DPRD Boalemo, Senin (3/8/2026).

Baca Juga: Polres Pohuwato Dalami Kasus Dugaan Perkosaan dan Pencabulan, Satu Tersangka Resmi Ditahan

Agenda tersebut dipimpin Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho bersama 
jajaran pimpinan DPRD 

dan dihadiri Sekretaris Daerah Prof. Dr. Nurdin Baderan, anggota  legislatif, serta seluruh pimpinan OPD.

Dalam pidatonya, Rum Pagau menegaskan bahwa perubahan APBD merupakan bentuk  respons pemerintah daerah terhadap perkembangan kondisi fiskal yang terus berubah. 

Penyesuaian anggaran diperlukan agar pelaksanaan pembangunan tetap berada pada jalur  yang tepat sekaligus mampu menjawab kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun.

"Kami ingin setiap perubahan anggaran benar-benar menjadi solusi atas kondisi fiskal yang dihadapi daerah. 

Dengan dukungan DPRD, kami optimistis program prioritas,  pelayanan dasar, dan kewajiban pemerintah tetap dapat terlaksana secara optimal," kata Rum Pagau.

Menurutnya, perubahan kebijakan transfer dari pemerintah pusat berdampak langsung  terhadap kemampuan fiskal Kabupaten Boalemo. 

Baca Juga: Bone Bolango Bidik Prestasi di Penilaian Posyandu Provinsi, Ismet Mile Tekankan Kolaborasi Seluruh OPD

Meski demikian, pemerintah daerah tetap memprioritaskan belanja yang bersifat wajib dan mengikat, 

memenuhi ketentuan mandatory spending, serta menjaga keberlangsungan pelayanan publik. 

Karena itu, ia berharap pembahasan Rancangan Perubahan KUA dan PPAS dapat berlangsung konstruktif 

sehingga menghasilkan kesepakatan bersama sebagai landasan penyusunan 
Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. 

Rapat kemudian ditutup dengan penyerahan  dokumen rancangan perubahan anggaran dari Bupati Rum Pagau 

kepada Ketua DPRD Boalemo sebagai simbol dimulainya pembahasan di tingkat legislatif.(Mg-07).

Editor : Azis Manansang
KUA PPAS 2026 Perubahan APBD DPRD Boalemo Bupati Boalemo boalemo gorontalo