Bupati Rum Pagau Ultimatum OPD Boalemo, Terlambat Input Anggaran, Siap-Siap Tak Kebagian Dana

Azis Manansang • Dipublikasikan Senin, 17 Agustus 2026 | 22:49 WIB

 

Rum Pagau saat menjadi pembina Apel Korpri Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo di halaman Kantor Bupati.(F:Diskominfo)
Rum Pagau saat menjadi pembina Apel Korpri Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo di halaman Kantor Bupati.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, TILAMUTA – Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau mengeluarkan ultimatum  keras kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih disiplin dalam proses  penyusunan anggaran. 

Ia tidak ingin keterlambatan penginputan kembali menjadi alasan molornya pengesahan  APBD.

Peringatan itu disampaikan Rum Pagau saat menjadi pembina Apel Korpri Pemerintah  Daerah Kabupaten Boalemo di halaman Kantor Bupati, Senin (17/8/2026).

Baca Juga: Penikaman di Pohuwato Berujung Penahanan, Polisi Sita Badik 58 Cm dari AK alias M

Rum Pagau meminta APBD induk Kabupaten Boalemo tahun 2027 sudah disahkan paling lambat pada November. 

Target tersebut dinilai penting agar pada Desember seluruh OPD dapat fokus 
menyelesaikan dokumen perencanaan dan administrasi, sehingga program pembangunan  bisa langsung dimulai pada Januari.

Menurutnya, penyusunan APBD merupakan pekerjaan rutin yang seharusnya sudah 
dipahami dan dipersiapkan setiap tahun. 

Karena itu, keterlambatan akibat persoalan teknis seperti belum melakukan input dinilai  tidak boleh terus dijadikan alasan.

"APBD ini  pekerjaan rutin tiap tahun, APBD - P juga  begitu,tetapi masih terlambat 
pengesahannya. 

Ada alasan, Ada OPD yang belum menginput, kalau ada OPD yang belum menginput, 

tidak usah dihiraukan,tinggalkan OPD itu dan tidak perlu diberikan anggaran, "Ujar 
Bupati. 

Tak ingin peringatan tersebut berhenti sebagai imbauan, Bupati kembali menegaskan 

kepada kepala dinas dan kepala badan agar memberikan perhatian serius terhadap  kedisiplinan OPD. 

Bagi OPD yang masih terlambat melakukan input, Rum Pagau meminta agar tidak 
dipaksakan masuk dalam penganggaran.

"Saya ingatkan lagi kepada Kepala Dinas, Kepala Badan,kalau ada OPD yang masih 
terlambat menginput, tinggalkan itu dan tidak perlu diberikan anggaran," ucapnya.

Bupati juga mengaitkan percepatan APBD dengan upaya pemerintah daerah mendapatkan  tambahan anggaran dari pemerintah pusat. 

Menurutnya, daerah harus terlebih dahulu menunjukkan keseriusan dalam mengelola anggaran yang sudah menjadi kewenangannya.

"Karena ini kita berpacu, Bagaimana kita meminta tambahan di pusat, sementara yang  induk saja,kita belum apa-apakan, " tutur Bupati. "

Lebih jauh, Rum Pagau mengajak seluruh jajaran Pemkab Boalemo membangun budaya  kerja yang profesional dan bebas dari kepentingan pribadi. 

Ia menekankan bahwa tugas pemerintahan harus dijalankan dengan niat untuk kepentingan  negara dan masyarakat.

"Makanya, saya minta bekerja secara profesional. Kalau kita profesional bekerja dengan  ikhlas, insya-Allah semuanya berjalan dengan baik. Tidak usah takut.

Baca Juga: Merah Putih Dibagikan di Jalanan Gorontalo, Polwan Ajak Warga Kobarkan Semangat Kemerdekaan

Kalau kita bekerja dengan ikhlas, niat baik  itu Allah akan tunjukkan semua jalannya. Tapi  kalau ada kepentingan sedikit, 

"Saya bikin program ini dengan mudah-mudahan saya dapat di situ, Tuhan tahu kalian  punya hati.

Makanya, masalah rezeki Tuhan yang atur. Yang penting bekerja dengan ikhlas semua, 

demi negara dan bangsa, insya-Allah semua hal-hal yang rumit akan dimudahkan oleh Allah SWT," pungkasnya. (Mg-07).

Editor : Azis Manansang
Korpri APBD anggaran boalemo PEMKAB BOALEMO