Tiga Keluarga Korban Kebakaran di Desa Buti Dapat Santunan Pemkab Boalemo

Azis Manansang • Dipublikasikan Kamis, 20 Agustus 2026 | 05:35 WIB
Disaksikan Ketua Baznas Wakil Bupati Boalemo serahkan bantuan korban kebakaran di Desa Buti Kecamatan Mananggu.(F:Diskominfo)
Disaksikan Ketua Baznas Wakil Bupati Boalemo serahkan bantuan korban kebakaran di Desa Buti Kecamatan Mananggu.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, TILAMUTA – Di tengah duka akibat kebakaran, tiga keluarga di Desa Buti, Kecamatan Mananggu, Kabupaten Boalemo, mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Boalemo bersama Baznas.

Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali didampingi Ketua Baznas Kabupaten Boalemo Mus Moha turun langsung menyerahkan santunan kepada tiga keluarga korban. 

Baca Juga: Dari Mahasiswa MTQ Jadi Wamendikdasmen, Fajar Riza Kembali ke Gorontalo Bawa Misi Besar Pendidikan

Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah dan masyarakat terhadap warga yang tengah menghadapi dampak musibah.

Santunan yang diberikan bersumber dari kepedulian dan kontribusi melalui zakat serta sedekah. 

Lahmudin secara khusus menyampaikan penghargaan kepada Baznas dan ASN Kabupaten Boalemo yang telah ikut ambil bagian dalam membantu warga yang membutuhkan.

“Terima kasih kepada Baznas dan para ASN yang telah menunjukkan kepedulian melalui zakat dan sedekah. 

Apa yang dilakukan hari ini menunjukkan bahwa masyarakat yang sedang tertimpa musibah tidak dibiarkan menghadapi kesulitannya sendirian,” kata Lahmudin.

Menurutnya, bantuan tersebut mungkin belum mampu menghapus seluruh kerugian yang dialami para korban. 

Namun, perhatian dan dukungan yang diberikan diharapkan dapat menjadi penyemangat agar keluarga terdampak mampu melewati masa sulit.

“Semoga bantuan ini memberikan manfaat dan sedikit mengurangi beban yang sedang dirasakan. 

Kami juga berdoa agar para keluarga korban diberikan kekuatan dan kesabaran, sementara setiap kehilangan diganti Allah SWT dengan keberkahan yang lebih besar,” ujarnya.

Baca Juga: Doa 40 Hari Rachmat Gobel Warnai Tasyakuran HUT RI di Kabupaten Gorontalo

Lahmudin menilai kepedulian sosial seperti ini harus terus dirawat. Ia berharap zakat dan sedekah yang dihimpun dapat terus memberikan manfaat kepada masyarakat, khususnya mereka yang berada dalam kondisi membutuhkan.

Lebih jauh, ia mengajak masyarakat Boalemo menjadikan musibah yang dialami warga Desa Buti sebagai pengingat pentingnya solidaritas sosial. 

Ketika satu keluarga menghadapi kesulitan, masyarakat diharapkan hadir untuk memberikan dukungan.

“Semangat membantu sesama harus terus kita hidupkan. Dengan saling peduli dan bergandengan tangan, beban yang berat akan terasa lebih ringan,” tegas Lahmudin.

Penyerahan santunan tersebut pun menjadi simbol bahwa kepedulian dapat hadir melalui berbagai bentuk. 

Bagi tiga keluarga korban kebakaran, dukungan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk kembali menata kehidupan setelah musibah.(Mg-07).

Editor : Azis Manansang
Baznas KORBAN KEBAKARAN RUMAH MANANGGU KEBAKARAN boalemo gorontalo