Gorontalopost, TILAMUTA — Langit yang belum juga menurunkan hujan membuat masyarakat Kabupaten Boalemo menghadapi ujian kemarau.
Di tengah kondisi itu, ikhtiar dilakukan bukan hanya melalui langkah pemerintah, tetapi juga dengan menggelar Sholat Istisqa untuk memohon pertolongan Allah SWT.
Ratusan? Tidak disebutkan jumlah jamaah. Di Lapangan Alun-alun Tilamuta, Rabu, 26 Agustus 2026,
Baca Juga: Maulid Nabi di Telaga Jaya Hidupkan Syiar Islam dan Tradisi Walima, Kisah Isra Mi'raj Dibawakan da
Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali bersama jajaran pemerintah daerah, tokoh agama dan masyarakat melaksanakan sholat sunnah meminta hujan secara berjamaah.
Suasana berlangsung khusyuk. Doa dipanjatkan agar hujan segera turun dengan jumlah yang cukup, memberikan manfaat bagi masyarakat,
sekaligus mengakhiri dampak kemarau yang mulai dirasakan di berbagai sektor.
Pemerintah Kabupaten Boalemo menyadari bahwa musim kemarau tidak hanya membuat kondisi cuaca semakin ekstrem,
tetapi juga berpengaruh terhadap sektor pertanian dan ketersediaan air bersih.
Padahal, pertanian menjadi salah satu sumber kehidupan penting bagi masyarakat Boalemo.
Karena itu, pelaksanaan Sholat Istisqa dimaknai sebagai bentuk ikhtiar lahir dan batin.
Baca Juga: Ismet Mile Relakan Walima untuk Pendzikir, Pesan Perkuat Iman Menggema di Maulid Nabi Bone Bolango
Momentum tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada masyarakat untuk memperbanyak ibadah, memohon ampun dan melakukan introspeksi di tengah kondisi yang sedang dihadapi.
Wabup Boalemo Lahmuddin Hambali turut mengajak masyarakat menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Ia berharap doa yang dipanjatkan dapat menjadi jalan turunnya hujan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk dapat memanjatkan doa agar Allah SWT segera menurunkan hujan yang cukup, bermanfaat,
dan menyelamatkan sektor pertanian serta kehidupan warga Boalemo,” ajak Wabup Boalemo Lahmuddin Hambali.
Selain menjadi sarana memohon hujan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk
mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Pemkab Boalemo berharap kepedulian sosial tetap terjaga selama masyarakat menghadapi musim kemarau.
Pemerintah daerah dan masyarakat kini sama-sama menanti datangnya hujan.
Harapannya, curah hujan yang turun nantinya bukan hanya mengakhiri kemarau,
tetapi juga menghidupkan kembali sumber air dan memberikan kesejukan serta kemakmuran bagi Kabupaten Boalemo.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang