Pesan Keras Lahmudin Hambali Usai Lantik Pj Kades Balate Jaya, Desa Bukan Tempat Cari Penghasilan

Azis Manansang • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 22:59 WIB

 

Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali saat melantik Penjabat Kepala Desa Balate Jaya, Kecamatan Paguyaman, Zainudin Ente, SE. berlangsung di ruang Vicon Kantor Bupati Boalemo.(F:Prokopim)
Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali saat melantik Penjabat Kepala Desa Balate Jaya, Kecamatan Paguyaman, Zainudin Ente, SE. berlangsung di ruang Vicon Kantor Bupati Boalemo.(F:Prokopim)

Gorontalopost, TILAMUTA — Pesan keras disampaikan Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali saat melantik Penjabat Kepala Desa Balate Jaya, Kecamatan Paguyaman, Zainudin Ente, SE. 

Ia meminta jabatan tersebut dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan tidak 
dijadikan sebagai jalan untuk mencari keuntungan.

Zainudin Ente resmi dilantik sebagai Penjabat Kepala Desa Balate Jaya dalam acara yang berlangsung di ruang Vicon Kantor Bupati Boalemo, Rabu (26/8/2026). 

Baca Juga: Ismet Mile Dorong PKK Bone Bolango Jadi Mata dan Tangan Pemerintah di Tengah Masyarakat

Prosesi pelantikan turut disaksikan Asisten III Setda Boalemo Drs. Haris Pilomonu, M.Si, Kadis  Sosial dan PMD Syarifuddin Lamusu, SE, MM, Camat Paguyaman Iswandi Pagau, SKM serta Aparat Desa Balate Jaya.

Lahmudin mengatakan, tugas penjabat kepala desa cukup berat. Selain memastikan 
pemerintahan tetap berjalan,

pejabat yang dilantik harus mampu merajut kembali  persatuan masyarakat serta memberikan pelayanan yang baik kepada warga.

Ia juga menekankan pentingnya hubungan koordinasi antara penjabat kepala desa dengan  camat.

Setiap keputusan yang diambil dalam menjalankan pemerintahan desa, kata 
Lahmudin, harus dikomunikasikan dengan camat.

Menurutnya, pengusulan penjabat kepala desa berada pada camat sehingga koordinasi  tersebut tidak boleh diabaikan.

“Jadi setiap kebijakan yang nanti diambil oleh Penjabat kepala desa harus di 
koordinasikan dengan camat, 

Apa pun itu! Jangan seperti di desa-desa lain, camat tidak di hiraukan lagi, pada hal yang mengusulkan mereka camat. "Ujar wabub.

Baca Juga: Boalemo Dilanda Kemarau, Sholat Istisqa Digelar di Tilamuta untuk Memohon Hujan

Tak hanya soal koordinasi, Lahmudin juga mengingatkan penjabat kepala desa agar tidak  mengambil keputusan yang berpotensi menimbulkan persoalan administrasi dan keuangan. 

Ia mencontohkan adanya kegiatan yang telah berjalan meski belum masuk dalam APBD Desa.

“Lanjut Wabub, karena ini menyangkut desa, saya kasih tahu. Ada kegiatan yang sudah  dilaksanakan belum ada di APBD-Des, bendaharanya dipaksakan mengeluarkan anggaran  itu, dan statusnya penjabat kepala desa.”

Bagi Lahmudin, kemampuan memahami administrasi menjadi salah satu syarat penting  bagi seorang penjabat kepala desa. 

Ia bahkan menegaskan bahwa jabatan tersebut dapat dicabut apabila pejabat yang bersangkutan terbukti melakukan kesalahan.

“Saya bilang kepada penjabat kepala desa,tidak perlu ada usulan BPD, kalau dia salah  dicabut SK.nya.

Makanya kalau mencari penjabat kepala desa,harus orang yang tahu administrasi, Minimal seperti guru.”

Karena itu, Lahmudin meminta Zainudin Ente menjalankan amanah dengan 
mengutamakan kepentingan warga. 

Menurutnya, desa harus menjadi tempat untuk mengabdi, bukan ruang untuk menjadikan jabatan sebagai sumber pencaharian.

“Olehnya itu, jangan jadikan desa ini sebagai lumbung pencaharian,mari kita jadikan 
sebagai desa lumbung untuk mengabdi,kita bekerja untuk masyarakat. " tutur Wabub.

Pesan tersebut menjadi penekanan utama pemerintah daerah agar penyelenggaraan  pemerintahan desa di Boalemo berjalan tertib, transparan dan berorientasi pada pelayanan  masyarakat.(Mg-07).

Editor : Azis Manansang
pemerintahan desa pelantikan Kades wonosari PEMKAB BOALEMO Lahmudin Hambali