Gorontalopost, TILAMUTA — Semarak HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Desa Harapan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo,
menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengajak masyarakat melihat tantangan yang harus dihadapi bersama setelah perayaan kemerdekaan.
Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali menyampaikan hal tersebut saat menutup kegiatan olahraga dan kesenian HUT RI ke-81 tingkat Desa Harapan, Kamis (27/8/2026).
Baca Juga: Polisi Pohuwato Limpahkan Tiga Perkara ke Jaksa, Kasus PETI Seret 3 Tersangka
Hadir dalam kegiatan itu Anggota DPRD Kabupaten Boalemo Selvi Olii, Sekcam Wonosari, dan Kapolsek Wonosari.
Lahmudin mengatakan semangat kebersamaan yang terlihat dalam rangkaian kegiatan kemerdekaan harus menjadi modal sosial untuk menghadapi berbagai persoalan di masyarakat.
Baginya, peringatan HUT RI bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga tentang memperkuat persatuan dan kepedulian antarsesama warga.
Ia pun mengajak masyarakat mulai memikirkan apa yang dapat dilakukan pemerintah dan warga ketika memasuki tahun ke-82 kemerdekaan.
Menurutnya, program pembangunan harus diarahkan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.
“Kita harus menjadikan semangat persaudaraan dan kekompakan yang tumbuh dalam perayaan ini sebagai kekuatan untuk menghadapi persoalan masyarakat, termasuk kondisi kekeringan yang sudah berlangsung lebih dari dua bulan,” kata Lahmudin.
Di tengah persoalan kekeringan tersebut, pemerintah Kabupaten Boalemo terus mendorong pembangunan infrastruktur yang dinilai penting bagi masyarakat.
Baca Juga: Kabur Saat Diburu Polisi, Residivis Pencuri HP Akhirnya Disergap di Bongomeme
Salah satunya adalah perbaikan empat jembatan di Kecamatan Wonosari yang diperjuangkan Bupati Boalemo Rum Pagau saat melakukan koordinasi ke BNPB di Jakarta.
Lahmudin menyebut empat jembatan tersebut akan diperbaiki pada tahun ini. Salah satunya berada di Desa Harapan, tidak jauh dari Polsek Wonosari.
Kabar tersebut dinilai menjadi angin segar bagi masyarakat yang membutuhkan akses infrastruktur yang lebih baik.
“Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Kami membutuhkan doa dan dukungan masyarakat agar berbagai rencana yang sedang diperjuangkan dapat berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” ujarnya.
Ia berharap perbaikan infrastruktur dan program pemerintah lainnya dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Semangat HUT RI ke-81 pun diharapkan tidak berhenti setelah kegiatan olahraga dan kesenian selesai, tetapi terus hidup dalam bentuk gotong royong dan dukungan terhadap pembangunan daerah.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang