Bahasa Daerah Terancam Dilupakan, Rum Pagau Minta Keluarga Boalemo Kembali Jadi Benteng Utama

Azis Manansang • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 13:52 WIB

 

Bupati Boalemo Rum Pagau saat menerima jajaran Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo.(F:Diskominfo)
Bupati Boalemo Rum Pagau saat menerima jajaran Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, TILAMUTA — Ancaman lunturnya penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi muda mendapat perhatian serius Bupati Boalemo Rum Pagau. 

Ia meminta pelestarian bahasa daerah tidak hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi dimulai dari rumah dan dibiasakan sejak anak-anak masih kecil.

Baca Juga: Dendam Berujung Serangan Badik, Tujuh Pria Diamankan Polisi dalam Kasus Penganiayaan di Gorontalo

Rum mengatakan bahasa merupakan salah satu penanda identitas masyarakat. Karena itu, ketika bahasa daerah semakin jarang digunakan oleh generasi muda, 

yang dipertaruhkan bukan hanya kemampuan berkomunikasi, tetapi juga karakter dan kekayaan budaya yang diwariskan dari generasi ke generasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Rum Pagau saat menerima jajaran Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo, Kamis (3/9/2026). 

Ia mengapresiasi langkah pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang memberikan perhatian terhadap pengembangan serta perlindungan bahasa daerah di Indonesia.

Menurutnya, kondisi di lapangan menunjukkan penggunaan bahasa daerah mulai mengalami penurunan, khususnya di kalangan generasi muda. 

Kondisi itu harus segera direspons melalui gerakan yang konkret dan berkelanjutan.

“Penggunaan bahasa daerah di kalangan generasi sekarang memang tidak lagi sekuat sebelumnya. 

Karena itu, perlu ada upaya bersama untuk mengembalikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rum.

Baca Juga: Digitalisasi PAUD Digenjot, Ismet Mile Gelontorkan Rp 250 Juta untuk Bone Bolango

Ia menekankan keluarga memiliki posisi paling penting dalam menjaga keberlangsungan bahasa daerah. 

Menurut Rum, anak akan lebih mudah menguasai bahasa ibu apabila sejak lahir orang tua terbiasa menggunakannya ketika berinteraksi di rumah.

“Bahasa itu akan lebih mudah diwariskan jika anak mendengarnya sejak pertama kali berinteraksi dengan orang tua. 

Karena itu, ibu dan keluarga menjadi kunci dalam mengenalkan bahasa daerah,” katanya.

Bagi Rum, bahasa daerah juga bukan sekadar kumpulan kata. Di dalamnya terdapat tata krama, ungkapan, serta pola komunikasi yang menggambarkan karakter masyarakat. 
Bahkan, pesan tertentu dapat disampaikan secara halus melalui ungkapan maupun isyarat tanpa harus menggunakan teguran secara langsung.

“Nilai karakter dalam bahasa daerah sangat kuat. Ada pesan yang cukup disampaikan melalui cara atau isyarat tertentu, tetapi orang yang memahami bahasanya bisa menangkap makna yang sangat mendalam,” tuturnya.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo Zamzam Hariro, S.Pd., M.Pd., mengatakan pihaknya sejalan dengan pemerintah daerah dalam mendorong perlindungan bahasa daerah dan pengutamaan bahasa Indonesia di Kabupaten Boalemo.

Zamzam menjelaskan, penguatan bahasa daerah akan dilakukan melalui pendidikan dengan mendorong model pembelajaran yang lebih komunikatif. 

Bahasa daerah diharapkan tidak hanya menjadi materi pembelajaran, tetapi juga digunakan secara aktif oleh siswa, termasuk di tingkat sekolah dasar.

“Pembelajaran bahasa daerah perlu dibuat lebih dekat dengan kehidupan anak. Karena itu, kami mendorong pendekatan komunikatif agar siswa SD tidak hanya mengetahui bahasanya, tetapi juga mampu menggunakannya,” jelas Zamzam.

Upaya tersebut juga akan diperluas ke lingkungan keluarga. Kantor Bahasa Provinsi Gorontalo akan mencari solusi agar penggunaan bahasa daerah di rumah kembali menjadi kebiasaan, terutama melalui peran ibu dan orang tua.

“Sekolah penting, tetapi keluarga adalah tempat pertama anak memperoleh bahasa. Jika orang tua konsisten menggunakan bahasa daerah sejak anak lahir, proses pewarisan bahasa akan berjalan dengan lebih kuat,” pungkasnya.(Mg-07).

Editor : Azis Manansang
PelestarianBudaya bahasa daerah Kantor Bahasa Bupati Boalemo boalemo gorontalo