Rum Pagau Cek Langsung 20 Sekolah di Paguyaman, Revitalisasi 82 Sekolah Telan Rp100 Miliar

Azis Manansang • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 11:58 WIB
upati Boalemo Rum Pagau meninjau pelaksanaan revitalisasi di Kecamatan Paguyaman.(F:Diskominfo)
upati Boalemo Rum Pagau meninjau pelaksanaan revitalisasi di Kecamatan Paguyaman.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, TILAMUTA — Pemerintah Kabupaten Boalemo mendapat suntikan anggaran lebih dari Rp100 miliar untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan. 

Bupati Boalemo Rum Pagau pun turun langsung memastikan program revitalisasi sekolah tersebut berjalan sesuai peruntukannya.

Selasa (15/9/2026), Rum Pagau bersama Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo Ahman Sharman meninjau pelaksanaan revitalisasi di Kecamatan Paguyaman.

Baca Juga: Dentuman Keras Guncang Gorontalo Dini Hari, BRIN Ungkap Dugaan Meteor Berukuran 10 Meter

Sebanyak 20 sekolah di wilayah tersebut menjadi sasaran peninjauan. Program itu mencakup berbagai tingkatan pendidikan, mulai dari TK, SD hingga SMP.

Kunjungan langsung Bupati dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan dukungan anggaran pemerintah pusat benar-benar digunakan untuk memperbaiki fasilitas pendidikan yang membutuhkan pembenahan.

Program revitalisasi sendiri tidak hanya menyasar sekolah di Kecamatan Paguyaman. Secara keseluruhan, dana lebih dari Rp100 miliar tersebut dialokasikan untuk peningkatan sarana dan prasarana di 82 sekolah se-Kabupaten Boalemo**.

Rum Pagau mengungkapkan, mendapatkan dukungan anggaran dengan nilai besar untuk sektor pendidikan bukanlah proses yang mudah. 

Pemerintah daerah harus mengawal usulan dan memperjuangkan kebutuhan daerah agar mendapat perhatian pemerintah pusat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari kerja jajaran pemerintah daerah, khususnya Dinas Pendidikan, serta dukungan masyarakat Boalemo.

“Untuk mendapatkan anggaran sebesar ini dibutuhkan kerja keras dan pengawalan usulan secara konsisten. 

Kami bersyukur perjuangan tersebut mendapat dukungan, termasuk dari masyarakat yang terus memberikan doa dan dukungan,” ungkap Rum Pagau.

Baca Juga: Kasus Penganiayaan Nakes di RS Sitti Khadijah, Jefri Taha Resmi Ditahan

Bupati menilai pembangunan pendidikan tidak cukup hanya dengan meningkatkan kualitas pembelajaran. 

Ketersediaan fasilitas sekolah yang aman, layak dan memadai juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.

Karena itu, program revitalisasi diharapkan dapat memberikan perubahan nyata terhadap kondisi sekolah. 

Fasilitas yang lebih baik akan membantu siswa belajar dengan lebih nyaman sekaligus memberikan dukungan bagi tenaga pendidik dalam menjalankan proses pembelajaran.

“Sekolah harus menjadi tempat yang nyaman bagi anak-anak untuk belajar. Revitalisasi ini kita harapkan mampu menghadirkan fasilitas yang lebih layak, aman dan sesuai dengan kebutuhan pendidikan saat ini,” ujar Rum.

Rum juga menekankan pentingnya pelaksanaan proyek sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Ia ingin setiap pekerjaan yang dibiayai melalui anggaran pemerintah dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan manfaat maksimal.

Menurutnya, anggaran lebih dari Rp100 miliar tersebut merupakan kesempatan besar bagi Boalemo untuk mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur pendidikan. Karena itu, seluruh proses pengerjaan harus dikawal agar hasilnya sesuai dengan harapan.

“Anggaran yang sudah diperjuangkan harus menghasilkan pekerjaan yang berkualitas. Kita ingin seluruh revitalisasi selesai tepat waktu sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh sekolah dan masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Boalemo berharap pembenahan 82 sekolah tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah. 

Dengan fasilitas yang semakin baik, pemerintah optimistis lingkungan belajar dapat mendukung lahirnya generasi Boalemo yang unggul, berdaya saing dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Mg-07).

Editor : Azis Manansang
Revitalisasi sekolah Pendidikan Sarana Prasarana Bupati Boalemo PEMKAB BOALEMO