BNNK Boalemo Perkuat Pegiat Anti Narkoba, Lahmudin: Perang Narkoba Dimulai dari Keluarga

Azis Manansang • Dipublikasikan Kamis, 24 September 2026 | 17:38 WIB

 

Kepala BNNK Boalemo Ibrahim Paneo bersama Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali membuka Workshop Pegiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),(F:Prokopim)
Kepala BNNK Boalemo Ibrahim Paneo bersama Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali membuka Workshop Pegiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),(F:Prokopim)

Gorontalopost, TILAMUTA — Ancaman penyalahgunaan narkotika membutuhkan keterlibatan masyarakat secara luas. Karena itu, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Boalemo 

memperkuat kapasitas kelompok masyarakat dan komunitas anti narkoba melalui Workshop Pegiat Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Rabu (23/9/2026).

Baca Juga: Bukan Helikopter, Gusnar jadi Gubernur Kedua Tembus TNBNW Menuju Pinogu Gunakan Ojek

Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Boalemo tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali. 

Workshop ini diarahkan untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengambil bagian dalam upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Dalam sambutannya, Lahmudin menekankan bahwa persoalan narkoba terlalu luas jika hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. 

Keluarga dan komunitas, menurutnya, memiliki posisi strategis karena berada paling dekat dengan masyarakat.

“Upaya pencegahan akan lebih kuat jika dimulai dari keluarga dan komunitas. Para pegiat P4GN harus mampu menjadi penggerak untuk menjaga generasi muda Boalemo dari ancaman narkotika,” ujarnya.

Ia menyebut pencegahan membutuhkan gerakan yang berkelanjutan. Masyarakat tidak hanya perlu mengetahui dampak buruk narkoba, 

tetapi juga harus memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta kemampuan mendeteksi indikasi penyalahgunaan sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Lahmudin juga memberikan materi tentang strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba. 

Sejumlah materi yang dibahas meliputi edukasi bahaya narkotika, deteksi dini, rehabilitasi, serta pemberdayaan masyarakat dalam mendukung Desa Bersinar.

Baca Juga: Iwan Adam Lantik 32 Pejabat Pohuwato, Camat hingga Direktur RSUD Bumi Panua Dapat Amanah Baru

Program tersebut dinilai membutuhkan dukungan masyarakat agar upaya menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dapat berjalan lebih luas. 

Para pegiat diharapkan mampu menerjemahkan pengetahuan yang diperoleh menjadi kegiatan nyata di lingkungannya.

Kepala BNNK Boalemo Ibrahim Paneo mengatakan workshop tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas para pegiat P4GN.

Ia berharap peserta nantinya dapat menjalankan peran sebagai perpanjangan tangan BNNK Boalemo dalam memberikan sosialisasi, edukasi, dan penyuluhan kepada masyarakat di wilayah masing-masing.

“Peserta diharapkan membawa pulang pengetahuan dan pengalaman dari workshop ini untuk diterapkan di keluarga, komunitas, desa, dan masyarakat. 

Dengan begitu, gerakan pencegahan bisa menjangkau lebih banyak lingkungan,” tutur Ibrahim.

Pemerintah Kabupaten Boalemo, lanjutnya, akan terus membangun sinergi dengan BNNK Boalemo serta berbagai kelompok masyarakat dalam menghadapi persoalan narkotika.

Kolaborasi lintas unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung kehidupan sehat dan produktif.

Dengan penguatan peran pegiat P4GN, upaya menuju Kabupaten Boalemo yang bersih dari penyalahgunaan narkoba diharapkan tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama masyarakat.(Fik).

Editor : Azis Manansang
P4GN bnnk anti narkoba Lahmudin Hambali boalemo gorontalo