Gorontalopost, TILAMUTA — Peringatan HUT ke-27 Kabupaten Boalemo bukan sekadar seremoni.
Pemerintah Kabupaten Boalemo menjadikannya sebagai momentum untuk melihat kembali capaian pembangunan sekaligus memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Semangat tersebut mengemuka saat Bupati Boalemo Rum Pagau mencanangkan rangkaian HUT ke-27 di Alun-Alun Tilamuta, Jumat (2/10/2026).
Baca Juga: Bappeda Bone Bolango Bidik Rantai Ekonomi Kabila Bone jadi Kawasan Pembangunan Perdesaan
Agenda itu sekaligus dirangkai dengan penyerahan SK perpanjangan bagi PPPK paruh waktu.
Pencanangan ditandai pelepasan balon gas oleh Rum Pagau bersama Forkopimda. Wakil Bupati Lahmudin Hambali, jajaran pimpinan OPD, ASN, dan PPPK turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Di hadapan jajaran pemerintahan daerah, Rum menegaskan bahwa bertambahnya usia Kabupaten Boalemo harus diikuti dengan peningkatan kualitas pembangunan.
Ia menyebut dukungan pemerintah pusat, termasuk melalui sejumlah proyek strategis nasional, telah ikut membuka ruang bagi percepatan pembangunan di daerah.
Namun, pembangunan menurut Rum tidak akan berjalan maksimal tanpa aparatur yang memiliki kedisiplinan dan rasa tanggung jawab.
Karena itu, ia meminta seluruh ASN dan PPPK menjalankan amanah sesuai tugas masing-masing.
“Setiap amanah yang diterima harus dijalankan dengan serius. Jangan sampai kepercayaan yang diberikan tidak dibarengi dengan tanggung jawab dalam melaksanakan pekerjaan,” tegas Rum.
Baca Juga: Kasus Malaria Turun, Pemkab Gorontalo Tak Mau Lengah, Tracking Terus Diperluas
Di bidang pendidikan, pemerintah pusat tahun ini mengalokasikan program revitalisasi untuk 83 sekolah di Boalemo.
Program tersebut disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan setiap sekolah. Selain itu, dua TK baru akan dibangun dengan nilai anggaran mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Sementara itu, pembenahan layanan kesehatan juga menjadi perhatian Pemkab Boalemo. Dua rumah sakit tengah dibenahi, mulai dari sarana dan prasarana hingga tata kelola manajemennya.
Berbagai langkah tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar.
Dengan demikian, momentum 27 tahun Boalemo tidak hanya ditandai dengan perayaan, tetapi juga dengan kerja nyata untuk menghadirkan layanan publik yang semakin baik bagi masyarakat.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang