Gorontalopost, TILAMUTA — Ketika kemarau membuat kebutuhan masyarakat semakin berat, bantuan justru datang dari berbagai arah. Sebanyak 250 paket sembako disalurkan untuk warga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Boalemo.
Program bantuan dari Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Gorontalo dan Baznas Provinsi Gorontalo tersebut menyasar masyarakat di Kecamatan Paguyaman Pantai dan Kecamatan Botumoito.
Bantuan diserahkan Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali pada Sabtu (3/10/2026).
Baca Juga: Rum Pagau Sorot Rumah Kumuh, Malaria dan Data Kemiskinan Saat Latih Kader Desa Boalemo
Penyerahan bantuan itu turut dihadiri Ketua Harian DMI Provinsi Gorontalo KH. Ir. Hamid Dude, Wakil Ketua Baznas Provinsi Gorontalo H. Hasan T. Aja, serta Ketua DMI Kabupaten Boalemo Azis Djakatara.
Lahmudin menyebut bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak kemarau.
Kehadiran DMI dan Baznas, menurutnya, ikut memperkuat upaya pemerintah daerah mengurangi beban warga.
“Pemerintah daerah sangat terbantu dengan adanya dukungan ini. Bantuan sembako dapat langsung dirasakan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi kemarau masih berlangsung,” kata Lahmudin.
Ia juga memberikan apresiasi karena jajaran DMI dan Baznas memilih tetap turun ke lapangan meski bantuan tersebut disalurkan pada hari libur.
“Mereka menyempatkan diri datang untuk melihat dan membantu masyarakat yang sedang menghadapi kekeringan.
Semoga apa yang diberikan menjadi amal dan membawa keberkahan bagi warga Boalemo,” ujarnya.
Namun, bantuan tersebut bukan menjadi aksi sosial terakhir. Lahmudin memastikan pemerintah daerah telah menyiapkan bantuan lanjutan menjelang Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Boalemo yang diperingati pada 12 Oktober mendatang.
Baca Juga: Mutasi Besar Polri, Nurworo Danang Dipercaya Pimpin Polda Gorontalo
Sekitar 1.000 paket sembako telah disiapkan Bupati Boalemo Rum Pagau untuk disalurkan melalui Baznas Kabupaten Boalemo. Bantuan tersebut akan menyasar masyarakat kaum dhuafa.
Menariknya, peringatan HUT Boalemo tahun ini tidak akan diwarnai agenda rapat paripurna.
Pemerintah daerah memilih mengarahkan momentum hari jadi tersebut pada kegiatan sosial yang manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.
“Untuk HUT Boalemo kali ini, agenda paripurna tidak dilaksanakan. Sebagai gantinya, pemerintah akan menghadirkan kegiatan sosial berupa penyerahan sembako kepada kaum dhuafa yang dilakukan langsung oleh Bupati Rum Pagau,” jelas Lahmudin.
Bagi warga yang tengah menghadapi kemarau, bantuan tersebut bukan sekadar paket sembako.
Di tengah tekanan kebutuhan sehari-hari, bantuan menjadi bentuk kehadiran pemerintah dan lembaga sosial untuk memastikan masyarakat tidak menghadapi masa sulit seorang diri.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang