12 Sapi Betina Disiapkan untuk Peternak Boalemo, Rum Pagau Bidik Bibit Unggul dan Pendapatan Warga

Azis Manansang • Dipublikasikan Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:32 WIB
Bupati Boalemo, Rum Pagau, turun langsung memeriksa kondisi ternak tersebut saat mengunjungi Instalasi Karantina Hewan Pantoloan di Palu, Sulawesi Tengah.(F:Diskominfo)
Bupati Boalemo, Rum Pagau, turun langsung memeriksa kondisi ternak tersebut saat mengunjungi Instalasi Karantina Hewan Pantoloan di Palu, Sulawesi Tengah.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, PALU – Upaya meningkatkan kesejahteraan peternak di Kabupaten 
Boalemo mulai diarahkan pada pengembangan bibit ternak unggul dengan teknologi  reproduksi modern. 

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah menyiapkan 12 ekor sapi betina berkualitas  untuk menjadi percontohan program inseminasi buatan (IB).

Baca Juga: Berawal Penanganan Anak Hilang, Polres Bonebol Tetapkan Pria 21 Tahun Tersangka Kasus Pencabulan

Bupati Boalemo, Rum Pagau, turun langsung memeriksa kondisi ternak tersebut saat  mengunjungi Instalasi Karantina Hewan Pantoloan di Palu, Sulawesi Tengah, Jumat  (9/10/2026). 

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sapi-sapi itu siap dikirim ke Boalemo setelah  seluruh persyaratan kesehatan dan karantina terpenuhi.

Bagi Rum Pagau, program ini tidak berhenti pada pengadaan ternak. Pemerintah 
Kabupaten Boalemo ingin menjadikan 12 sapi betina tersebut 

sebagai titik awal pengembangan peternakan yang lebih produktif, dengan pemanfaatan  inseminasi buatan untuk mendukung peningkatan kualitas bibit. 

Penggunaan teknologi ini diharapkan dapat membantu peternak mengembangkan populasi  sapi unggul secara lebih terarah.

Rum menekankan bahwa penggunaan anggaran daerah harus memberikan manfaat yang  berkelanjutan. 

Pengembangan peternakan, menurutnya, perlu diarahkan agar mampu memperkuat 
ketahanan pangan

sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang  menggantungkan penghasilan pada sektor tersebut.

Namun, sebelum program dimulai, kesehatan ternak menjadi perhatian utama. 

Baca Juga: 45 Jerigen Solar dan Pikap Putih Jadi Barang Bukti, Kasus BBM Subsidi di Pohuwato Masuk Tahap II

Selama berada di fasilitas karantina Pantoloan, sapi-sapi itu menjalani pemeriksaan

untuk  memastikan kondisinya sehat dan bebas dari PMK maupun penyakit menular lainnya. 

Setelah seluruh tahapan dinyatakan tuntas, ternak akan diberangkatkan menuju Boalemo 

untuk memasuki fase awal pengembangbiakan melalui inseminasi buatan. 

Pemkab Boalemo berharap langkah ini dapat meningkatkan ketersediaan bibit unggul,  menekan biaya reproduksi ternak, 

serta mendorong nilai ekonomi pedet yang dihasilkan sehingga manfaatnya dapat 
dirasakan peternak lokal dalam jangka panjang.(Mg-07).

Editor : Azis Manansang
peternakan modern Bupati Boalemo PEMKAB BOALEMO peternakan Bibit Sapi