Gorontalopost, TILAMUTA – Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Boalemo tahun ini hadir dengan cara berbeda.
Tidak ada perayaan besar melalui sidang paripurna DPRD seperti biasanya. Sebagai
gantinya,
Pemerintah Kabupaten Boalemo memilih berbagi dengan masyarakat melalui penyaluran 1.000 paket sembako bagi kaum dhuafa.
Baca Juga: RDPU DPRD Pohuwato Nyaris Ricuh, Bahas Nasib 7 Buruh Lokal di PHK Pani Gold
Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Boalemo, Senin (12/10/2026),
dipimpin langsung Bupati Rum Pagau bersama Wakil Bupati Lahmudin Hambali.
Langkah tersebut menjadi wujud kepedulian pemerintah daerah agar momentum
bertambahnya usia Kabupaten Boalemo dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,
terutama warga yang membutuhkan bantuan.
Rum Pagau menjelaskan, peringatan hari jadi kali ini memang sengaja dilaksanakan tanpa kemeriahan seperti tahun-tahun sebelumnya.
Namun, kesederhanaan itu bukan berarti pemerintah mengabaikan sejarah daerah.
Menurutnya, penghormatan kepada para pendiri Boalemo tetap dapat diwujudkan melalui kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menyebut keputusan tersebut sejalan dengan arahan Presiden agar pemerintah daerah menghindari perayaan berlebihan yang menghabiskan anggaran tanpa hasil nyata.
Bagi pemerintah daerah, momentum hari jadi menjadi kesempatan untuk memperkuat kepedulian sosial, bukan semata-mata menggelar seremoni.
Baca Juga: Sofyan Puhi Ingatkan Camat, Turun ke Lapangan, Jangan Tunggu Masalah Meledak
Penyaluran 1.000 paket sembako menjadi bagian utama peringatan tahun ini. Bantuan tersebut ditujukan kepada masyarakat dhuafa
sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan.
Rum berharap kegiatan semacam ini dapat memperkuat semangat kebersamaan dan memastikan kehadiran pemerintah dirasakan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Lebih jauh, Bupati menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan kesejahteraan warga melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Petani dan nelayan menjadi kelompok yang mendapat perhatian khusus dalam agenda pembangunan ke depan.
Dengan pendekatan tersebut, HUT ke-27 Boalemo diharapkan tidak hanya dikenang sebagai peringatan bertambahnya usia daerah,
tetapi juga sebagai momentum memperkuat kepedulian dan memperjuangkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera.(Mg-08).
Editor : Azis Manansang