Gorontalopost, TILAMUTA – Bertambahnya jumlah bank di Kabupaten Boalemo belum otomatis membuat seluruh masyarakat memahami cara mengakses pembiayaan formal.
Persoalan inilah yang disoroti Bupati Boalemo Rum Pagau saat membuka rapat koordinasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Rabu (14/10/2026).
Baca Juga: Antok Ditahan 20 Hari di Rutan Polda Gorontalo, Penyidikan Dugaan Penipuan Berlanjut
Rum menilai, keterbukaan akses terhadap layanan keuangan harus diikuti informasi yang
mudah dipahami masyarakat.
Tanpa pemahaman yang memadai, pelaku usaha berpotensi belum memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang tersedia untuk mengembangkan usahanya.
Karena itu, ia mendorong TPAKD berperan lebih nyata dalam mendekatkan layanan
keuangan kepada masyarakat, khususnya kelompok usaha kecil yang membutuhkan
dukungan modal.
Rapat koordinasi yang diselenggarakan Bagian Ekonomi dan SDM Setda Boalemo
tersebut berlangsung di Cabana Resort, Pantai Bolihutuo.
Hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Lahmudin Hambali, Kepala OJK Sulawesi Utara dan Gorontalo Robert H. P. Sianipar,
Sekretaris Daerah Nurdin Baderan, jajaran OPD, serta perwakilan perbankan di Kabupaten Boalemo.
Dalam sambutannya, Rum mengaitkan perluasan akses keuangan dengan upaya
meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa kemajuan ekonomi tidak bisa dicapai secara instan.
Baca Juga: Hilirisasi Unggas Dibidik Masuk Boalemo, Warga Berpeluang Dapat Lapangan Kerja Baru
Pemerintah, menurutnya, perlu terus membuka kesempatan agar masyarakat dapat mengembangkan usaha, memperoleh akses modal, dan mengambil bagian dalam kegiatan ekonomi produktif.
Ia kemudian mengulas perubahan layanan perbankan di Boalemo.
Dari yang sebelumnya hanya memiliki BRI, daerah itu kini juga dilayani Bank Sulut, Bank Mandiri, dan BNI.
Namun, bertambahnya pilihan lembaga keuangan masih perlu diimbangi edukasi tentang persyaratan, prosedur, dan pemanfaatan pembiayaan secara tepat.
Rum juga menekankan bahwa keberhasilan TPAKD semestinya terlihat dari manfaat yang benar-benar dirasakan warga, bukan sekadar jumlah rapat atau program yang terlaksana.
Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap koordinasi antara pemerintah daerah, OJK, dan perbankan mampu memperluas jangkauan layanan keuangan sekaligus memperkuat UMKM.
Rum juga menyinggung arah kebijakan nasional Presiden Prabowo Subianto yang
menurutnya mendorong berbagai program ke daerah untuk mempercepat peningkatan kesejahteraan.
Melalui langkah tersebut, akses keuangan diharapkan menjadi jalan bagi masyarakat Boalemo untuk mengembangkan usaha dan memperbaiki taraf hidup.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang