Gorontalopost, TILAMUTA – Jalan yang rusak bukan hanya persoalan kenyamanan
berkendara.
Bagi masyarakat, buruknya akses transportasi bisa berarti perjalanan menuju sekolah semakin sulit, pelayanan kesehatan terhambat, hingga aktivitas usaha kehilangan kelancaran.
Baca Juga: 102 PNS Resmi Bersumpah, Sofyan Puhi Ingatkan Amanah Besar di Balik Status ASN
Kondisi inilah yang menjadi perhatian Bupati Boalemo, Rum Pagau, dalam mendorong pembenahan infrastruktur jalan di daerah tersebut.
Dalam pemaparan teknis hasil survei kondisi jalan Kabupaten Boalemo di Cabana Resort Pantai Bolihutuo,
Rum Pagau menekankan bahwa keberadaan jalan memiliki hubungan erat dengan kualitas kehidupan masyarakat.
Infrastruktur tersebut menjadi penghubung utama berbagai aktivitas sekaligus salah satu penentu berkembang atau tidaknya perekonomian suatu wilayah.
Bupati menyebut, seluruh program unggulan pemerintah daerah membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai.
Pembangunan sektor pendidikan tidak akan berjalan optimal tanpa akses yang baik.
Begitu pula pelayanan rumah sakit dan pengembangan destinasi wisata yang membutuhkan konektivitas antarkawasan.
“Jangan sampai masyarakat kesulitan mencapai sekolah, rumah sakit, maupun pusat
kegiatan ekonomi hanya karena kondisi jalan yang tidak memadai.
Infrastruktur harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, bukan sekadar tercatat sebagai pembangunan,” ujar Rum Pagau.
Baca Juga: Bupati Rum Pagau Desak 20 Desa di Boalemo Segera Tuntaskan Pembentukan Kopdes dan Pelunasan Pajak
Untuk menentukan arah pembenahan tersebut, pemerintah daerah mulai mengacu pada hasil survei teknis yang dilakukan konsultan.
Data sementara mencatat terdapat 751 ruas jalan di Kabupaten Boalemo dengan
akumulasi panjang mencapai 728 kilometer.
Hasil pemetaan ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun langkah
peningkatan dan perbaikan infrastruktur ke depan.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kadis PUPR, Perumahan dan Kawasan Permukiman
Supandra Nur,
Kadis Perhubungan dan Lingkungan Hidup Mohammad Taufik Kumali, para camat, serta jajaran PT Kalipu Wae Tuo dan perangkat daerah terkait.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang