Gorontalopost, TILAMUTA – Harapan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir mulai disiapkan Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui rencana pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih tahun 2027.
Tidak tanggung-tanggung, sembilan desa masuk dalam radar pengembangan, sementara empat di antaranya telah diusulkan sebagai calon lokasi awal program tersebut.
Baca Juga: 43 Tokoh Nasional Terseret Isu Penyadapan, Nama Prabowo hingga Jusuf Kalla Ikut Beredar
Untuk memastikan program tidak salah sasaran, Pemkab Boalemo mulai menggandeng tim survei Universitas Negeri Gorontalo (UNG).
Koordinasi awal dilakukan melalui pertemuan bersama Bupati Boalemo Rum Pagau dan Sekretaris Daerah di Tilamuta, Rabu (4/11/2026).
Pembahasan difokuskan pada pemetaan kawasan pesisir yang memiliki potensi perikanan sekaligus kesiapan untuk dikembangkan menjadi pusat kegiatan ekonomi nelayan.
Namun, penentuan lokasi tidak akan dilakukan hanya berdasarkan usulan administratif.
Dari sembilan desa potensial, empat desa telah masuk dalam usulan sementara, sedangkan lima desa lainnya masih harus melewati tahapan penilaian.
Pemerintah daerah ingin memastikan setiap lokasi memiliki dukungan potensi perikanan dan kondisi wilayah yang sesuai dengan kebutuhan program.
Dalam agenda berikutnya, tim survei UNG akan melakukan peninjauan langsung selama kurang lebih dua bulan ke depan.
Kajian lapangan tersebut menjadi bagian penting untuk mengidentifikasi peluang dan tantangan di masing-masing desa,
termasuk kondisi kawasan, sumber daya perikanan, serta kesiapan masyarakat nelayan.
Baca Juga: Warga Modelomo Kesulitan Air Bersih, BPBD Gorontalo Turun Membawa 5.000 Liter Bantuan
Hasil survei diharapkan menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam menentukan lokasi yang paling tepat.
Bupati Rum Pagau memberikan apresiasi atas keterlibatan UNG dalam proses perencanaan tersebut.
Menurutnya, penjajakan sejak awal penting agar program 2027 benar-benar memiliki arah dan sasaran yang jelas.
Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu memberikan dampak lebih luas, bukan hanya memperkuat infrastruktur kawasan pesisir,
tetapi juga meningkatkan produktivitas nelayan, menggerakkan usaha masyarakat, dan menciptakan sumber ekonomi baru bagi warga Boalemo.(Mg-07).
Editor : Azis Manansang