Gorontalopost.Id, SUWAWA -Fenomena bunuh diri di Provinsi Gorontalo akhir-akhir ini menjadi perhatian khusus Wakil Bupati Bone Bolango, Merlan S. Uloli.
Menurut Wabup Merlan, rentetan bunuh diri yang beberapa waktu terakhir terus meningkat tidak bisa hanya dibiarkan.
Ia mengkhawatirkan bunuh diri ini akan terjadi secara massal seperti halnya yang pernah terjadi di Jepang.
Baca Juga: ATR BPN Kabgor Berbenah Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Wakil Bupati perempuan pertama di Bone Bolango itu pun, telah menggagas sebuah tim untuk melakukan pendampingan di tengah masyarakat.
Selain itu, ia juga mengusulkan agar Pemerintah baik provinsi, kabupaten hingga kecamatan agar membuat Du'a Lo Ulipu
atau do'a untuk negeri guna menekan fenomena tersebut.
"Saya rasa Dua Lo Ulipu ini perlu kita laksanakan secara serentak hingga tingkat kecamatan.
Baca Juga: Dua Bandar Judi Online Diringkus Satreskrim Polresta Gorontalo Kota
Agar kejadian-kejadian yang kita tidak inginkan bersama tidak akan terjadi lagi,"ujar Wabup Merlan S. Uloli pada Launching Kampung Moderasi Beragama di Desa Boludawa, Kecamatan Suwawa, Rabu (26/7/2023).
Ketua Pimpinan Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama Bone Bolango itu juga berharap para tokoh dan penyuluh agama dapat melakukan imbauan dan edukasi.
Baca Juga: Open BO Tak Bayar, Dua pria di Pohuwato Kena Panah Wayer, Polisi Tangkap Empat Orang Pelaku
Dalam bentuk ceramah di tengah masyarakat bahwa bunuh diri bukanlah solusi dan diharamkan dalam ajaran agama.
"Saya pikir kita harus berkolaborasi untuk memberikan kesadaran di tengah masyarakat bahwa bunuh diri ini bukan jalan yang harus ditempuh dalam menyelesaikan suatu permasalahan,"pungkas Merlan. (Anthox/Kmfo).
Editor : Azis Manansang