Gorontalopost, SUWAWA – Viralnya video mantan Kejati Gorontalo Firdaus Dewilmar yang menegaskan kasus korupsi Bansos yang menyeret mantan Bupati Bone Bolango dua periode Hamim Pou tak ada kerugian negara.
Kini mengundang sejumlah pertanyaan bagi warga Bone Bolango.
Maka sebagai bentuk solidaritas warga yang tergabung dalam Aliansi Gerakan Pemuda dan Masyarakat Peduli Bone Bolango menggelar aksi di lokasi Center Poin Bone Bolango, kemarin (23/4/2024).
Baca Juga: Gempa Bumi M 5,3 Guncang Boalemo, Terasa Kuat di Bone Bolango Gorontalo
Mereka menggelar aksi ingin menuntut keadilan serta kepastian hukum atas perkara hukum yang menjerat Mantan Bupati Bone Bolango, Hamim Pou.
Koordinator Aksi Djamal Usman mengungkap, pihaknya menggelar demo untuk menuntut kepastian hukum dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Gorontalo terkait perkara yang menjerat Hamim Pou.
Menurut Djamal, pihaknya sejatinya mengetahui bahwa kasus dugaan korupsi bantuan sosial (Bansos) yang menjerat Hamim Pou tidak terbukti.
Baca Juga: KPU-Pemda Bone Bolango Komitmen Siap Sukseskan Pilkada 2024
Diakuinya hal ini jelas dalam perjalanan kasus Bansos yang menjerat Hamim, di mana Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone Bolango sebelumnya tidak menemukan bukti adanya korupsi.
Sama halnya dengan penegasan Kepala Kejati Gorontalo Firdaus Dewilmar, beberapa waktu lalu. Bahkan kini video pernyataan mantan Kepala Kejati Gorontalo Firdaus Dewilmar beredar luas di jejaring media sosial.
Baca Juga: Kejati Gorontalo dan Nasdem Bantah Adanya Tekanan Penahanan Mantan Ketua DPW Hamim Pou
“Dan terbukti tidak ada kerugian negara akibat bansos,” tegas Djamal saat dikonfimasi awak media, kemarin.
Menurutnya, hal ini kemudian menjadi sebuah pertanyaan serta kebingungan atas kepastian hukum yang menjerat Hamim Pou.
Karena jelas sebelumnya sang mantan Bupati Bone Bolango tidak terbukti melakukan tindak pidana korupsi. “Kami murni menuntut kepastian hukum,” tandasnya.(Mg-02),
Editor : Azis Manansang