Gorontalopost, TILONGKABILA – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango mencatat sejumlah capaian penting dalam upaya pemberantasan narkotika sepanjang tahun 2024.
Berdasarkan data yang disampaikan Kepala BNNK Bone Bolango, AKBP Erlang Dwi Permata, dalam konferensi pers akhir tahun, Jumat (27/12/2024), terdapat 25 orang klien yang ditangani terkait kasus penyalahgunaan narkotika.
Baca Juga: DPRD Provinsi Gorontalo Pastikan Kesiapan Pos Pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025
Dari total 25 klien, tujuh di antaranya adalah remaja pelajar yang terlibat kasus penyalahgunaan lem, alkohol, dan rokok.
Sisanya, sebanyak 18 orang dewasa, terlibat dalam kasus amfetamin dan alkohol. Angka ini menunjukkan peningkatan atensi terhadap kelompok usia muda, yang menjadi fokus dalam program pencegahan.
BNNK Bone Bolango mengimplementasikan kebijakan strategis berupa Penguatan Kolaborasi dan Pendekatan Ikonik dan Tematik untuk mengoptimalkan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Untuk pencegahan sebanyak 47 kegiatan sosialisasi dilakukan sepanjang 2024, menjangkau lebih dari 2.300 audiens. Kegiatan ini melibatkan pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan sektor swasta.
Program seperti Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba), pelatihan keterampilan, dan pembentukan komunitas Remaja Teman Sebaya menjadi langkah nyata dalam memberdayakan masyarakat untuk melawan narkoba.
Baca Juga: Sebelum Kejari Gorut Tahan Sekdispora, Tiga Tersangka Lebih Awal Mendekam di Sel
Sebanyak 50 klien menerima layanan rehabilitasi, meliputi rawat jalan, rehabilitasi berbasis masyarakat, hingga pascarehabilitasi.
Kemudian BNNK membentuk 30 Penggiat Anti Narkoba dan melaksanakan tes urine terhadap 180 orang melalui 12 kegiatan, sebagai langkah proaktif untuk mengidentifikasi potensi penyalahgunaan.
Untuk memperkuat edukasi, BNNK Bone Bolango menjalin kerja sama dengan 10 sekolah dasar dan 4 sekolah menengah pertama melalui program Sekolah Bersinar. Program ini mengintegrasikan pendidikan anti-narkoba ke dalam kurikulum sekolah.
Di sisi publikasi, BNNK mengoptimalkan saluran informasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat:
-Lebih dari 1.350 informasi disebarkan melalui media daring.
-20 informasi dipublikasikan melalui media luar ruang.
-Siaran edukasi dilakukan secara konsisten melalui media penyiaran lokal.
-Komitmen Berkelanjutan
Baca Juga: Ketua DPRD Bone Bolango Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Jelang Tahun Baru
AKBP Erlang Dwi Permata menegaskan pentingnya inovasi dalam melaksanakan program P4GN, agar langkah pemberantasan narkotika tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.
“Kami tidak hanya mengikuti kebijakan nasional, tetapi juga menciptakan program-program yang kontekstual. Inovasi menjadi kunci keberlanjutan upaya ini,” ujar Erlang.
Terakhir dengan capaian signifikan pada 2024, BNNK Bone Bolango optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai penggerak utama perubahan menuju masyarakat yang bebas dari ancaman narkotika. L
Langkah ini diharapkan menjadi pijakan untuk menciptakan Bone Bolango yang lebih sehat dan produktif di tahun-tahun mendatang. (Mg-02)
Editor : Azis Manansang