Gorontalopost, SUWAWA – Misteri di balik insiden tragis di proyek pembangunan Waduk Bulango Ulu, Kabupaten Bone Bolango, akhirnya diungkap.
Tim dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bone Bolango telah menuntaskan penyelidikan atas ledakan yang menewaskan seorang pekerja pada Senin, 5 Mei 2025 lalu.
Baca Juga: Oknum Polisi di Bone Bolango Ditahan Terkait Dugaan Asusila terhadap Mahasiswi, Propam Turun Tangan
Kapolres Bone Bolango, AKBP Supriantoro, menjelaskan bahwa pihaknya membentuk tim investigasi khusus untuk menyelidiki kejadian tersebut.
Hasilnya, hingga saat ini tidak ditemukan adanya unsur kelalaian dalam peristiwa yang menewaskan juru ledak tersebut.
“Kami telah menyelesaikan proses penyelidikan dan tidak ada indikasi pelanggaran prosedur.
Korban bersama timnya sudah bekerja sesuai standar operasional yang berlaku,” ujar Supriantoro, Selasa (3/6/2025).
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa korban bersama tiga rekannya tengah menjalankan proses peledakan terhadap 50 titik di area proyek.
Delapan titik sempat gagal meledak, namun kemudian berhasil diledakkan ulang dengan prosedur yang aman.
Baca Juga: DPRD Gorontalo Terima Aspirasi Ribuan Penambang Suwawa, Komit Dorong Solusi Bersama Pemerintah Pusat
Peledakan berlangsung lancar. Namun, nahas terjadi ketika korban bersama timnya hendak kembali ke titik kumpul yang berada di dataran tinggi.
Menurut keterangan saksi, korban saat itu terlihat tengah melepas alat pelindung diri seperti helm dan sepatu saat tiba di lokasi.
“Saat hendak beristirahat, korban tiba-tiba terpeleset dan jatuh ke jurang sedalam 15 meter.
Tubuhnya sempat membentur batang kayu besar sebelum menghantam bebatuan di dasar jurang,” jelas Kapolres.
Korban sempat dievakuasi oleh rekan-rekannya dan dibawa ke RSUD Toto Kabila, namun nyawanya tak berhasil diselamatkan.
“Kami tetap membuka ruang untuk laporan tambahan. Jika ada saksi atau bukti baru yang muncul, proses penyelidikan akan kami buka kembali,” tambah Supriantoro.(Anthx/Mg-05)
Editor : Azis Manansang