Gorontalopost, KABILA –Pemerintah Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dengan menyalurkan 869 paket bantuan bahan produksi kepada pelaku usaha di Kabupaten Bone Bolango, Rabu (20/8/2025).
Baca Juga: Bupati Boalemo Tegas Stop Bergantung Dana Pusat, Saatnya PAD Didongkrak Lewat Digitalisasi
Bantuan ini merupakan tahap kedua, setelah sebelumnya 300 paket telah lebih dulu disalurkan.
Hingga kini, total bantuan yang tersalurkan mencapai 1.169 paket, dengan nilai masing-masing Rp 1 juta.
Berisi bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, mentega, hingga susu kaleng.
Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, menegaskan bahwa program ini tidak boleh dipandang sebatas bantuan konsumtif.
Menurutnya, setiap paket harus dikelola dengan serius agar benar-benar menjadi penggerak ekonomi lokal.
“Bantuan ini adalah modal awal. Kami akan terus memantau apakah mampu mendorong UMKM berkembang.
Jangan hanya berhenti di bantuan, tapi harus ada hasil nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Gusnar.
Ia juga menambahkan bahwa program ini merupakan hasil kolaborasi antara aspirasi masyarakat, kepala desa, bupati, hingga wakil rakyat di DPRD.
“Kami ingin UMKM menjadi tulang punggung ekonomi Gorontalo. Ke depan, evaluasi
akan menjadi kunci apakah program ini bisa diperluas dan dilanjutkan,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Gorontalo atas perhatian besar terhadap pelaku usaha kecil.
“Terima kasih atas kepedulian yang nyata. Kami berharap para penerima benar-benar memanfaatkan bantuan ini sebagai peluang untuk mengembangkan usahanya,” ungkap
Risman.
Dengan bantuan ini, pemerintah optimistis UMKM Bone Bolango bisa semakin berdaya saing dan menjadi motor penggerak perekonomian daerah.(Antx)
Editor : Azis Manansang