Gorontalopost, GORONTALO - Pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN) menempatkan Kabupaten Bone Bolango.
Sebagai daerah dengan tingkat kesiapan paling unggul dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Gorontalo.
Penilaian ini muncul karena Bone Bolango memiliki ekosistem yang lengkap: mulai dari sumber pangan lokal yang melimpah hingga dukungan lintas sektor yang sudah menyatu.
Plt. Deputi Promosi dan Kerjasama BGN, Dr. Gunalan, membeberkan bahwa Bone Bolango masuk dalam klaster percepatan pembangunan Sentra Pangan dan Gizi (SPPG).
Menurutnya, pembangunan di daerah ini bergerak lebih cepat dibandingkan kabupaten lain, sehingga berpotensi menjadi pusat percontohan MBG di Gorontalo.
“Pembangunan SPPG di Bone Bolango melaju signifikan. Dapur terstandar ini nantinya.
Memastikan setiap penerima manfaat MBG mendapatkan makanan bergizi secara konsisten,” ujar Dr. Gunalan dalam FGD lintas sektor di Kota Gorontalo.
Tak hanya soal gizi, hadirnya SPPG juga memberi imbas ekonomi.
Pasokan bahan pangan banyak berasal dari petani desa, UMKM kuliner, koperasi, hingga pelaku pasar lokal.
Hal ini menciptakan perputaran ekonomi baru dan memperkuat pendapatan masyarakat di kawasan produksi.
Baca Juga: Iwan Waluwo Tegaskan DPRD Siap Jadi Penengah Sengketa Lahan PG Gorontalo dan Warga Paguyaman
Dengan kombinasi infrastruktur kuat, budaya gotong royong, serta kesadaran gizi masyarakat yang terus meningkat.
BGN menilai Bone Bolango sebagai daerah yang layak menjadi motor penggerak MBG di Gorontalo.
“Bone Bolango bukan hanya pelaksana, tetapi bagian dari desain nasional menuju generasi emas 2045,” tegasnya.(Mg-05/anthx).
Editor : Azis Manansang