Gorontalopost, KABILA BONE – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Kristina Mohamad Udoki yang akrab disapa Femmy,
menyerap langsung aspirasi warga Desa Huangobotu dalam agenda reses masa persidangan kedua tahun 2025–2026.
Pertemuan yang berlangsung dialogis itu tak hanya menjadi ajang silaturahmi,
tetapi juga forum terbuka membahas kebutuhan mendesak masyarakat pesisir.
Femmy menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap program bantuan pemerintah,
khususnya bagi nelayan dan pelaku UMKM, berjalan akuntabel dan tepat sasaran.
Warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan menyuarakan harapan besar terhadap dukungan sarana melaut.
Salah satu tokoh masyarakat mengusulkan bantuan perahu fiber dan mesin tempel
guna meningkatkan hasil tangkapan serta keselamatan saat beraktivitas di laut.
Menanggapi hal tersebut, Femmy menjelaskan bahwa bantuan mesin perikanan memiliki pembagian kewenangan
antara pemerintah kabupaten dan provinsi, tergantung kapasitas mesin yang diajukan.
Baca Juga: Faisal Hulukati Reses DPRD di Tanggilingo, Warga Usul Jalan Tani, UMKM, hingga Status TK Negeri
Meski demikian, ia memastikan akan membantu proses koordinasi lintas instansi agar peluang bantuan tetap terbuka.
Ia juga mengingatkan pentingnya kelengkapan administrasi, terutama proposal resmi
dari kelompok nelayan, agar usulan dapat diproses sesuai mekanisme yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Femmy menyoroti pentingnya penggunaan data kesejahteraan masyarakat sebagai dasar penyaluran bantuan.
Menurutnya, akurasi data menjadi kunci agar anggaran publik benar-benar menyentuh warga yang berhak.
Selain sektor perikanan, diskusi turut mengarah pada penguatan UMKM desa.
Warga menilai masih ada jenis usaha kecil, terutama yang berbasis layanan digital seperti konter pulsa, yang belum tersentuh program bantuan pemerintah.
Femmy menyambut masukan tersebut dan menilai hal itu sebagai bahan penting untuk dibahas di tingkat DPRD,
khususnya terkait regulasi yang dapat membuka ruang dukungan bagi pelaku usaha digital di desa.
Sebagai anggota Komisi I yang membidangi pemerintahan dan hukum,
ia menyatakan siap membawa isu tersebut ke pembahasan lebih lanjut bersama rekan-rekannya di DPRD Provinsi Gorontalo.
Reses di Desa Huangobotu pun menjadi momentum penting memperkuat komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat,
sekaligus memastikan aspirasi warga pesisir mendapat perhatian dalam kebijakan pembangunan daerah.(Mg-02).
Editor : Azis Manansang