Gorontalopost, TILONGKABILA – Perayaan Tumbilotohe diwarnai semangat kebersamaan
para pemuda yang tergabung dalam komunitas Pemuda Penggerak Bersatu.
Mereka menghadirkan konsep tradisional dengan memanfaatkan lampu botol, alikusu, dan lampion berwarna.
Ketua panitia, Abdullanto Ibrahim, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah dipersiapkan jauh hari sebelum Ramadan.
Selama bulan puasa, para pemuda tetap aktif bekerja setiap malam usai salat tarawih.
Ratusan alikusu dipasang dan dipadukan dengan lampu botol berwarna hijau, ungu, merah,
dan kuning yang memiliki makna simbolik dalam adat Gorontalo.
Hasilnya, suasana malam tampak semarak sekaligus sarat nilai budaya.
“Seluruh persiapan dilakukan secara swadaya, baik dari pemuda maupun masyarakat sekitar.
Ini murni hasil kebersamaan,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, para pemuda berharap Tumbilotohe tidak hanya menjadi tradisi tahunan,
tetapi juga sarana pembelajaran budaya agar generasi muda semakin mengenal dan mencintai warisan leluhur. (Mg-05).
Editor : Azis Manansang