Gorontalopost, SUWAWA – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango menggelar prosesi adat Tonggeyamo
sebagai bagian dari tradisi penetapan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Rumah Dinas Bandayo Bupati, Kamis (19/3/2026).
Baca Juga: Hilal 1 Syawal 1447 H Tak Terlihat di Gorontalo, Kemenag: Belum Penuhi Kriteria MABIMS
Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, yang hadir bersama Sekretaris Daerah Iwan Mustapa dan Ketua DPRD Faisal Yunus,
menyampaikan bahwa masyarakat kini telah berada di penghujung bulan suci Ramadan.
Ia menegaskan bahwa penentuan Hari Raya Idul Fitri tetap menunggu keputusan resmi
pemerintah pusat yang nantinya akan diselaraskan dengan pelaksanaan adat Tonggeyamo.
Menurutnya, tradisi ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Bone Bolango,
karena menggabungkan nilai budaya dan ketentuan keagamaan dalam satu momentum yang sakral.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Bone Bolango, Alwin Rans Toma, menyampaikan bahwa rukyatul hilal
telah dilakukan pada malam ke-29 Ramadan di kawasan Botubarani bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.
Hasil pengamatan menunjukkan posisi hilal berada di ketinggian 1,9 derajat dengan elongasi 5,1 derajat,
yang kemudian menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam Sidang Isbat pemerintah pusat.
Baca Juga: Pemimpin Iran Murka, Mojtaba Khamenei Ancam Balas Pembunuhan Ali Larijani
Berdasarkan keputusan nasional, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah akhirnya ditetapkan jatuh pada Sabtu, 21 April 2026.(Mg-05).
Editor : Azis Manansang