Gorontalopost, SUWAWA – Desa Botutonuo kembali mencuri perhatian di Kabupaten Bone Bolango.
Desa pesisir di Kecamatan Kabila Bone itu berhasil mencatatkan jumlah pendaftaran peserta BPJS Ketenagakerjaan terbanyak
melalui Program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP), sekaligus meraih penghargaan Terbaik I tingkat kabupaten.
Prestasi tersebut diumumkan dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program JPP yang digelar Pemerintah Kabupaten Bone Bolango
bersama Kejaksaan Negeri dan BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo.
Program ini merupakan implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 tentang optimalisasi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja.
Keberhasilan Botutonuo dinilai sebagai hasil dari sosialisasi yang dilakukan secara berkelanjutan kepada warga.
Edukasi yang masif membuat semakin banyak pekerja, terutama pekerja rentan, memahami pentingnya perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
Kepala Desa Botutonuo, Nuzzul Abdul Radjak, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti bahwa masyarakat mulai sadar akan pentingnya perlindungan sosial saat bekerja.
Ia menilai keberhasilan itu bukan semata prestasi pemerintah desa, melainkan keberhasilan seluruh masyarakat yang mau berubah dan peduli terhadap masa depan mereka.
Menjelang berakhirnya masa jabatan, Nuzzul juga menyampaikan pesan khusus kepada pemimpin desa berikutnya.
"Saya berharap program ini tidak berhenti sampai di sini. Siapa pun yang melanjutkan kepemimpinan nanti harus tetap memperjuangkan perlindungan pekerja,
sehingga manfaat BPJS Ketenagakerjaan dapat dirasakan lebih luas oleh seluruh warga Botutonuo," tuturnya.(Mg-05).
Editor : Azis Manansang