Gorontalopost, SUWAWA – Menjelang gelaran Pekan Nasional (PENAS) Petani dan
Nelayan 2026, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango
tidak hanya fokus pada persiapan menyambut tamu negara, tetapi juga mempercepat
langkah untuk mendorong pemerataan pelayanan melalui rencana pemekaran desa.
Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi yang dipimpin langsung Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, bersama seluruh jajaran pemerintah daerah, Rabu (17/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Ismet mengingatkan bahwa Bone Bolango akan menjadi salah satu daerah yang mendapat perhatian nasional
karena masuk dalam agenda kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia saat
pelaksanaan PENAS di Kabupaten Gorontalo.
Kawasan Waduk Bolango Ulu yang merupakan proyek strategis nasional menjadi lokasi utama yang akan dikunjungi,
sehingga seluruh unsur pemerintah daerah diminta memastikan kesiapan infrastruktur dan lingkungan sekitar.
Namun di balik agenda nasional tersebut, Ismet juga memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan pelayanan masyarakat di tingkat desa.
Ia meminta para camat, terutama yang berada di wilayah kecamatan pemekaran, segera melakukan koordinasi dengan Disdukcapil untuk memetakan desa-desa yang berpotensi dimekarkan.
“Desa yang memiliki wilayah luas dan jumlah penduduk padat perlu didata secara akurat agar dapat diketahui kelayakannya untuk dilakukan pemekaran,” kata Ismet.
Menurutnya, pemekaran desa merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan efektivitas pelayanan pemerintahan
sekaligus mempercepat pembangunan di wilayah yang pertumbuhan penduduknya terus meningkat.
Meski demikian, Bupati menegaskan seluruh proses harus berjalan sesuai regulasi dan tahapan yang telah ditetapkan pemerintah.
Melalui sinergi seluruh perangkat daerah, Pemkab Bone Bolango optimistis dapat
menyukseskan agenda nasional PENAS
sekaligus mendorong program pembangunan daerah yang lebih merata dan berkelanjutan.(Mg-05).
Editor : Azis Manansang