Gorontalopost, SUWAWA – Semangat dan optimisme menyelimuti pelepasan kafilah Kabupaten Bone Bolango menuju Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-12 tingkat Provinsi Gorontalo.
Sebanyak 36 peserta resmi diberangkatkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Ruang Lupa Lelah Kantor Bupati Bone Bolango, Jumat (3/7/2026).
Baca Juga: LHP BPK Ungkap Dugaan Penyimpangan Dana CSR Bank SulutGo, Penyidik Telusuri Aliran Dana ke Gorontalo
Ajang MTQ tingkat provinsi ini menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik setelah menjalani berbagai tahapan pembinaan dan persiapan yang cukup panjang.
Sekretaris Daerah Bone Bolango dalam sambutannya menekankan bahwa MTQ bukan sekadar kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an,
tetapi juga menjadi sarana dakwah serta penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
Ia meminta seluruh peserta untuk menjaga niat, menjadikan keikutsertaan mereka sebagai ibadah, serta tetap menjaga kesehatan dan sikap selama mengikuti perlombaan.
“Alhamdulillah, saat yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba setelah sekian lama berlatih dan mempersiapkan diri.
Besok kita akan mulai berlomba. Insya Allah seluruh peserta dalam keadaan sehat sehingga dapat tampil maksimal tanpa gangguan konsentrasi,”ujar Sekda.
Dari total 41 peserta yang sebelumnya dipersiapkan, sebanyak 36 peserta akhirnya
dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan
dan siap bertanding pada delapan cabang lomba yang diperebutkan dalam MTQ ke-12 tingkat Provinsi Gorontalo.
Kafilah Bone Bolango tahun ini juga menghadirkan kisah inspiratif melalui keikutsertaan seorang peserta dari golongan cacat netra asal Desa Sogitia, Kecamatan Bone.
Kehadiran peserta tersebut menjadi bukti bahwa kesempatan mendalami dan mengharumkan nilai-nilai Al-Qur’an terbuka bagi siapa saja tanpa memandang keterbatasan fisik.
Baca Juga: Sekda Bone Bolango Optimistis Target CKG Tercapai, Empat Puskesmas Lampaui 50 Persen Capaian
Sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi peserta, pemerintah daerah turut menyiapkan tim medis yang akan mendampingi
selama kegiatan berlangsung guna memastikan kesehatan dan kebugaran para peserta tetap terjaga.
Sekda mengingatkan bahwa setiap peserta membawa tanggung jawab besar sebagai representasi daerah.
Karena itu, prestasi harus berjalan beriringan dengan sikap santun, etika yang baik, dan semangat menjaga nama baik Bone Bolango.
“Saya yakin seluruh peserta telah berlatih maksimal dan memiliki kemampuan terbaik. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan tampil percaya diri.
Pemerintah daerah senantiasa mendoakan agar seluruh peserta diberikan keberkahan, kesehatan,
serta konsentrasi yang baik sehingga mampu memberikan penampilan terbaik dan meraih hasil yang membanggakan,”pungkasnya.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat, kafilah Bone Bolango
diharapkan mampu menorehkan prestasi membanggakan sekaligus menjadi duta syiar Al-Qur’an di tingkat Provinsi Gorontalo.(Mg-05).
Editor : Azis Manansang