Ratusan Warga Padati Danau Perintis, Doakan Rachmat Gobel di Tujuh Hari Kepergiannya

Azis Manansang • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 19:52 WIB
 Ratusan warga memadati kawasan Danau Perintis, Suwawa, untuk mengikuti Yasinan, Zikir, 
dan Doa Bersama.(F:Diskmfo)
Ratusan warga memadati kawasan Danau Perintis, Suwawa, untuk mengikuti Yasinan, Zikir, dan Doa Bersama.(F:Diskmfo)

Gorontalopost, SUWAWA – Tujuh hari setelah wafatnya almarhum H. Rachmat Gobel,  doa dan penghormatan terus mengalir dari masyarakat Gorontalo. 

Kamis malam(16/7/2026), ratusan warga memadati kawasan Danau Perintis, Suwawa,  untuk mengikuti Yasinan, Zikir, 

dan Doa Bersama yang digelar sebagai bentuk penghormatan kepada putra terbaik 
Gorontalo tersebut.

Baca Juga: Final Piala Dunia FIFA 2026, Polda Gorontalo Ajak Warga Nobar Aman dan Menjunjung Sportivitas

Kegiatan religius itu dihadiri Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Wakil Bupati Risman  Tolingguhu. 

Suasana khusyuk terasa sejak awal acara, ketika masyarakat bersama-sama melantunkan  ayat suci Al-Qur’an dan doa bagi almarhum yang selama hidupnya dikenal memiliki  kontribusi besar bagi daerah.

Bagi Ismet Mile, kepergian Rachmat Gobel bukan hanya kehilangan seorang tokoh 
nasional, 

tetapi juga sosok sahabat yang memiliki hubungan dekat dengannya selama bertahun- tahun. Kedekatan itu terjalin sejak almarhum pertama kali terjun ke dunia politik nasional.

“Hari ini adalah hari ketujuh beliau meninggalkan kita semua. Insya Allah kita terus 
mendoakan beliau. 

Semoga Allah SWT membukakan pintu surga sesuai dengan amal ibadah dan pengabdian  beliau selama hidup di dunia,” tutur Ismet.

Ia pun mengenang momen saat dipercaya memimpin tim pemenangan Rachmat Gobel  ketika pertama kali mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI.

 “Beliau dekat dengan saya.  Ketika mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI pada 
periode pertama, 

saya menjadi ketua tim pemenangannya. Karena itu saya termasuk orang yang sangat  merasa kehilangan,” ungkapnya.

Baca Juga: Kemarau Ancam Produksi Pangan di Bone Bolango, 218 Hektare Sawah Mulai Mengering

Menurut Ismet, komitmen almarhum dalam memperjuangkan pembangunan Gorontalo  menjadi alasan mengapa masyarakat masih terus mengenang dan mendoakannya hingga  saat ini. 

Berbagai gagasan dan perjuangan yang diwariskan dinilai telah memberikan manfaat besar  bagi daerah.

“Dalam suasana duka seperti ini, tidak ada yang bisa kita berikan selain doa. Semoga  segala kesalahan dan kekhilafan beliau diampuni Allah SWT dan ditempatkan di tempat  terbaik di sisi-Nya,” ujar Ismet.

Menutup sambutannya, Ismet Mile menyampaikan belasungkawa atas nama pribadi,
keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. 

“Saya selaku Bupati Bone Bolango menyampaikan rasa kehilangan dan belasungkawa atas  berpulangnya putra terbaik daerah ini. 

Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,” pungkasnya. (Mg-05).

Editor : Azis Manansang
Danau Perintis doa bersama Rachmat Gobel Ismet Mile Suwawa