Boalemo Siapkan 754 Hektare Lahan untuk GERTAM Padi PM-AAS, Rum Pagau Sebut Optimistis Hasil Panen Meningkat

Azis Manansang • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 22:28 WIB
Gorontalopost, TILAMUTA – Kabupaten Boalemo mulai mempercepat penerapan sistem 

pertanian modern melalui Gerakan Tanam Serempak (GERTAM) padi menggunakan 

metode Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS). 

Program yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Gorontalo itu diyakini mampu 

meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bupati Boalemo Rum Pagau mengikuti pelaksanaan GERTAM secara virtual bersama 

seluruh kepala daerah se-Gorontalo melalui Zoom Meeting, Kamis (30/7/2026). 

Kegiatan tersebut dipimpin Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan menjadi bagian dari 

upaya mendorong modernisasi sektor pertanian.

Rum Pagau menilai metode PM-AAS membawa perubahan besar terhadap pola budidaya 

padi. 

Melalui sistem yang lebih terukur dan berbasis teknologi, hasil panen diyakini dapat 

meningkat jauh lebih tinggi dibandingkan metode tanam konvensional.

"Modernisasi pertanian menjadi kebutuhan agar produktivitas petani terus meningkat. 

PKarena itu kami mendukung penuh penerapan metode PM-AAS sebagai langkah menuju 

pertanian yang lebih maju dan berdaya saing," kata Rum Pagau.

Di Kabupaten Boalemo, pelaksanaan GERTAM dipusatkan di Desa Sukamaju, Kecamatan 

Wonosari. 

Pemerintah daerah telah mengusulkan sekitar 1.500 hektare lahan untuk mendukung 

program tersebut, sementara 754 hektare di antaranya sudah siap ditanami menggunakan 

metode PM-AAS.

Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap penerapan sistem pertanian modern ini mampu 

meningkatkan hasil produksi padi, 

memperkuat kesejahteraan petani, sekaligus mendukung program swasembada pangan yang tengah didorong Pemerintah Provinsi Gorontalo.(F:Diskominfo)
Gorontalopost, TILAMUTA – Kabupaten Boalemo mulai mempercepat penerapan sistem pertanian modern melalui Gerakan Tanam Serempak (GERTAM) padi menggunakan metode Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS).

Program yang diluncurkan Pemerintah Provinsi Gorontalo itu diyakini mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Bupati Boalemo Rum Pagau mengikuti pelaksanaan GERTAM secara virtual bersama seluruh kepala daerah se-Gorontalo melalui Zoom Meeting, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan menjadi bagian dari upaya mendorong modernisasi sektor pertanian.

Rum Pagau menilai metode PM-AAS membawa perubahan besar terhadap pola budidaya padi.

Melalui sistem yang lebih terukur dan berbasis teknologi, hasil panen diyakini dapat meningkat jauh lebih tinggi dibandingkan metode tanam konvensional.

"Modernisasi pertanian menjadi kebutuhan agar produktivitas petani terus meningkat.

Karena itu kami mendukung penuh penerapan metode PM-AAS  sebagai langkah menuju pertanian yang lebih maju dan berdaya saing," kata Rum Pagau. 

Di Kabupaten Boalemo, pelaksanaan GERTAM dipusatkan di Desa Sukamaju, Kecamatan Wonosari. Pemerintah daerah telah mengusulkan sekitar 1.500 hektare lahan untuk mendukung program tersebut,

sementara 754 hektare di antaranya sudah siap ditanami menggunakan metode PM-AAS. Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap penerapan sistem pertanian modern ini

mampu meningkatkan hasil produksi padi, memperkuat kesejahteraan petani, sekaligus mendukung program swasembada pangan yang tengah didorong Pemerintah Provinsi Gorontalo.(F:Diskominfo)

 

Editor : Azis Manansang
wonosari pertanian Gusnar Ismail Pertanian Modern boalemo gorontalo