Bupati Ismet Mile Ingatkan Guru Tak Boleh Tertinggal Teknologi, Penguatan Kompetensi Jadi Priorita

Azis Manansang • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 00:56 WIB
Bupati Ismet Mile saat membuka Coaching Clinic Penyusunan SPMI Berdasarkan Rapor Pendidikan Jenjang TK Tahun 2026 di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo.(F:Diskominfo)
Bupati Ismet Mile saat membuka Coaching Clinic Penyusunan SPMI Berdasarkan Rapor Pendidikan Jenjang TK Tahun 2026 di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, GORONTALO – Transformasi dunia pendidikan yang dipengaruhi perkembangan  teknologi menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bone Bolango. 

Bupati Ismet Mile menegaskan bahwa guru harus terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Hal tersebut disampaikan saat membuka Coaching Clinic Penyusunan SPMI  Berdasarkan Rapor Pendidikan Jenjang TK Tahun 2026 di Grand Q Hotel, Kota  Gorontalo, Kamis (6/8/2026). 

Baca Juga: Perkajum SAKO Pemasyarakatan Digelar di Lapas Perempuan Gorontalo, Sekda Sugondo Dukung Pembinaan

Kegiatan itu turut dihadiri Bunda PAUD Bone Bolango, Ruwaida Ismet Mile, serta para kepala sekolah dan guru.

Menurut Ismet, peningkatan kualitas guru merupakan investasi jangka panjang yang akan  menentukan kualitas generasi penerus daerah. 

Karena itu, pemerintah daerah terus mendukung berbagai program yang berorientasi pada penguatan kapasitas tenaga pendidik.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone  Bolango yang secara konsisten menyelenggarakan pelatihan 

dan pendampingan bagi guru, termasuk melalui penyusunan Sistem Penjaminan Mutu Internal berbasis Rapor Pendidikan.

"Program seperti ini sangat penting karena membantu guru meningkatkan kompetensinya.  Pendidikan akan terus berkembang,

sehingga tenaga pendidik juga harus berkembang agar mampu memberikan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik," katanya.

Ismet mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak bisa dihindari. Oleh sebab itu, guru  dituntut terus belajar, mengembangkan kemampuan, 

dan memanfaatkan teknologi sebagai bagian dari proses pembelajaran sehingga peserta didik memiliki daya saing yang lebih baik.

Baca Juga: Eks Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Paris RA Jusuf Diperiksa 8 Jam di Kejati Gorontalo Terkait Kas

Ia juga menekankan bahwa seorang pendidik harus menjadikan belajar sebagai kebiasaan  sepanjang hayat. 

Membaca dan memperkaya pengetahuan, menurutnya, merupakan cara terbaik agar guru mampu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan sekaligus menjadi teladan bagi anak didik.

Menutup arahannya, Ismet berharap hasil coaching clinic tidak hanya meningkatkan 
kualitas penerapan SPMI di sekolah, 

tetapi juga melahirkan inovasi-inovasi baru yang berdampak pada peningkatan mutu pendidikan di Bone Bolango. 

Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah di masa depan sangat bergantung pada keberhasilan membangun pendidikan yang berkualitas sejak hari ini.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
Pendidikan Bone Bolango teknologi Guru Ismet Mile