Ratusan Warga Serbu Operasi Pasar Murah di Kabila, Beras SPHP hingga Minyakita Disediakan

Azis Manansang • Dipublikasikan Sabtu, 5 September 2026 | 16:44 WIB
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Provinsi Gorontalo menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah menjaga pasokan dan mengendalikan harga pangan.(F:Diskominfo)
Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Provinsi Gorontalo menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah menjaga pasokan dan mengendalikan harga pangan.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, KABILA – Ratusan warga memadati Pasar Jumat Tumbihe, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango, untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. 

Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bersama Perum Bulog Kantor Wilayah Provinsi Gorontalo menggelar Operasi Pasar Murah sebagai langkah menjaga pasokan dan mengendalikan harga pangan.

Baca Juga: Bukan Sekadar Pawai Busana, Islamic Fashion Carnival Gorontalo Jadi Wadah Syiar dan Silaturahmi

Antusiasme warga terlihat sejak pagi. Masyarakat dari Kecamatan Kabila dan daerah sekitar datang untuk membeli sejumlah komoditas utama yang ditawarkan di bawah harga pasaran umum.

Dalam operasi pasar tersebut, sebanyak 1.000 kilogram atau 1 ton Beras SPHP disiapkan untuk masyarakat. Selain beras, pemerintah juga menyediakan 300 liter Minyakita dan 150 kilogram gula pasir.

Kegiatan ini tidak hanya menyasar pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen pemerintah daerah untuk meredam gejolak harga komoditas pangan yang dapat memengaruhi daya beli warga.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bone Bolango turut mengambil peran dalam mengoordinasikan pelaksanaan kegiatan bersama Bulog Gorontalo.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Bone Bolango, Roswaty Agus, S.Pt., MM, menegaskan bahwa operasi pasar tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam merespons kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok.

Ia menyebut kerja sama dengan Bulog menjadi bagian penting untuk memastikan pasokan pangan tersedia ketika masyarakat membutuhkan komoditas strategis dengan harga yang lebih bersahabat.

“Operasi pasar ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memberikan akses bahan pokok yang terjangkau kepada masyarakat. 

Dengan melibatkan Bulog dan dinas teknis, kami berupaya memastikan pasokan tersedia sekaligus membantu mengendalikan harga di lapangan,” ujar Roswaty.

Menurutnya, beras, minyak goreng, dan gula pasir merupakan komoditas yang memiliki tingkat kebutuhan tinggi di tengah masyarakat. 

Baca Juga: 20 Sertifikat Tanah Pemkab Bone Bolango Diserahkan, Kejari Kejar Target 100 Aset Bersertifikat

Karena itu, intervensi melalui operasi pasar dinilai penting untuk mengantisipasi kenaikan maupun perubahan harga di tingkat pengecer.

Roswaty berharap pasokan yang disalurkan dalam kegiatan di Pasar Jumat Tumbihe dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.

“Pasokan yang kami hadirkan hari ini diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan warga, tetapi juga ikut menjaga harga komoditas penting agar tetap stabil. Ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat,” jelasnya.

Pemkab Bone Bolango pun tidak berhenti pada pelaksanaan operasi pasar di Kabila. Pergerakan harga pangan akan terus dipantau bersama Bulog Provinsi Gorontalo dan instansi teknis terkait.

Jika diperlukan, kegiatan serupa akan kembali dilaksanakan di titik-titik lain di wilayah Kabupaten Bone Bolango. 

Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap stabilitas pasokan dan harga pangan dapat terus terjaga di tengah masyarakat.(Mg-05)

Editor : Azis Manansang
PEMKAB BONEBOL Bone Bolango Bulog Gorontalo Beras sphp operasi pasar (OP)