Jamsostek Award 2026: Bone Bolango Terbaik I, Strategi Perlindungan Pekerja Menjangkau Warga Rentan

Azis Manansang • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 08:46 WIB
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail yang didampingi Kepala BPJS saat menyerahkan penghargaan kepada Sekda Bone Bolango Dr. Iwan Mustapa.(F:Istimewa)
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail yang didampingi Kepala BPJS saat menyerahkan penghargaan kepada Sekda Bone Bolango Dr. Iwan Mustapa.(F:Istimewa)

Gorontalopost, GORONTALO — Penghargaan Terbaik I Jamsostek Award 2026 menjadi penanda keberhasilan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango 

membangun sistem perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang menjangkau lebih banyak lapisan masyarakat.

 Penghargaan tersebut diserahkan di Gedung Azlea Convention Center Gorontalo, Sabtu, 5 September 2026. 

Baca Juga: Tinggalkan HP di Dasbor Motor Saat Salat Jumat, Pelajar di Gorontalo Malah Kehilangan Ponsel

Di balik capaian itu, terdapat kebijakan yang selama sekitar delapan tahun terus diperkuat untuk memperluas kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

 Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, menyebut perlindungan pekerja bukan sekadar program pelengkap. 

Bagi pemerintah daerah, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan instrumen penting untuk menjaga masyarakat dari risiko sosial dan ekonomi yang dapat muncul akibat persoalan ketenagakerjaan.

 Iwan mengatakan penghargaan yang diraih merupakan buah dari kebijakan yang dijalankan secara berkesinambungan.

 “Penghargaan ini mencerminkan komitmen yang selama ini kami jalankan untuk memastikan masyarakat pekerja di Bone Bolango memiliki perlindungan jaminan sosial,” ujar Iwan.

 Strategi pemerintah daerah tidak berhenti pada pekerja formal. Kelompok pekerja informal atau pekerja bukan penerima upah juga menjadi sasaran utama perluasan kepesertaan.

 Pemkab Bone Bolango memberikan dukungan pembayaran premi bagi pekerja sektor informal melalui APBD. 

Kebijakan ini memungkinkan kelompok pekerja yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi tetap memperoleh akses terhadap perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Panitia Buka Pendaftaran Bakal Calon Ketua Umum Kadin Gorontalo Berakhir 12 September 2026

 Pada saat yang sama, perusahaan dan pelaku usaha didorong lebih aktif memastikan seluruh tenaga kerja yang mereka pekerjakan mendapatkan perlindungan.

 Iwan menegaskan kewajiban tersebut melekat pada setiap dunia usaha yang mempekerjakan tenaga kerja.

 “Perusahaan tidak hanya dituntut menciptakan lapangan kerja, tetapi juga harus memastikan pekerjanya mendapatkan perlindungan jaminan sosial,” jelasnya.

 Jangkauan program kemudian diperluas melalui pemerintah desa. Salah satu kelompok yang telah masuk dalam skema perlindungan adalah anggota yang berada di bawah naungan Baznas.

 Mereka terdiri atas UPZ serta amil zakat, infak, dan sedekah di tingkat desa. Total penerima manfaat dari kelompok tersebut disebut telah mendekati 600 orang.

 Ada pula terobosan lain yang melibatkan ASN. Pemerintah daerah mendorong aparatur tidak hanya menjalankan fungsi pemerintahan, tetapi turut mengambil bagian dalam memperkuat perlindungan sosial masyarakat di sekitarnya.

 Melalui konsep tali kasih, ASN didorong membantu membayarkan premi BPJS Ketenagakerjaan bagi kerabat atau tetangga kurang mampu yang belum terdaftar sebagai peserta.

 Bahkan, para pimpinan OPD didorong memberikan perlindungan kepada sedikitnya lima warga yang membutuhkan di lingkungan masing-masing.

 Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menutup celah perlindungan, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum tersentuh kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan.

 Bagi Iwan, keberhasilan meraih Terbaik I Jamsostek Award 2026 justru harus menjadi momentum untuk bergerak lebih jauh. 

Ia memastikan Pemkab Bone Bolango tidak akan berhenti hanya karena telah memperoleh penghargaan.

 “Capaian ini bukan tujuan akhir. Perlindungan harus terus diperluas karena yang menjadi ukuran utama adalah semakin banyak masyarakat yang terlindungi dan kesejahteraannya meningkat,” tegasnya.

 Iwan menambahkan, perluasan BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu agenda prioritas Bupati dan Wakil Bupati Bone Bolango.

 Pemerintah daerah akan terus menjaga capaian yang telah diraih sekaligus mencari ruang untuk meningkatkan jumlah kepesertaan, sehingga pekerja dan kelompok masyarakat rentan memiliki perlindungan yang lebih kuat menghadapi risiko ketenagakerjaan.

 “Perintahnya jelas, program ini harus terus dijaga dan diperluas. Cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan akan terus kami tingkatkan,” pungkas Iwan.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
Bone Bolango bpjs ketenagakerjaan pekerja keras jamsostek Award