Gorontalopost, BULANGO – Perempuan di Kabupaten Bone Bolango didorong tidak
hanya aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan, tetapi juga berani masuk ke ruang kepemimpinan pemerintahan desa.
Bupati Bone Bolango Ismet Mile bahkan membuka peluang besar bagi perempuan untuk menduduki posisi kepala desa di Kecamatan Bulango Selatan.
Dorongan tersebut disampaikan Ismet saat menghadiri pelantikan Pengurus Dasawisma se-Kecamatan Bulango Selatan, Selasa (8/9/2026).
Baca Juga: Pj Kades Botumoputi Dilantik, Sofyan Puhi Beri Peringatan Soal Pilkades 2027
Di hadapan para kader PKK, Dasawisma dan organisasi perempuan, ia menegaskan bahwa perempuan dan laki-laki harus memiliki kesempatan yang setara untuk berkontribusi dalam pemerintahan.
Menurut Ismet, perempuan yang selama ini aktif menggerakkan kegiatan kemasyarakatan sebenarnya memiliki pengalaman yang dapat menjadi bekal untuk memimpin.
Karena itu, ia meminta para perempuan tidak berhenti pada aktivitas organisasi, tetapi berani mengambil kesempatan ketika ruang kepemimpinan terbuka.
“Perempuan jangan hanya menjadi penggerak kegiatan di masyarakat. Kalau memiliki kemampuan dan kesempatan, mereka juga harus berani maju menjadi pemimpin, termasuk memimpin pemerintahan desa,” ujar Ismet.
Bahkan, ia melontarkan gagasan agar seluruh kepala desa di Kecamatan Bulango Selatan pada tahun ini dapat berasal dari kalangan perempuan.
Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah ingin memberikan ruang lebih besar bagi perempuan untuk bersaing dalam kepemimpinan.
Ismet menilai kompetisi antara perempuan dan laki-laki dalam memimpin desa harus dipandang secara positif.
Baca Juga: 77 Kebakaran Lahan Terjadi di Gorontalo, Bone Bolango Paling Rawan
Persaingan tersebut diharapkan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa gagasan baru dan mempercepat pembangunan di masing-masing desa.
“Yang saya dorong adalah kompetisi yang sehat. Tidak ada alasan membedakan
perempuan dan laki-laki selama mereka memiliki kemampuan untuk membawa
pembangunan desa menjadi lebih cepat,” tegasnya.
Menurut Ismet, penguatan pemerintahan hingga tingkat desa juga harus dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia.
Hal itu menjadi semakin penting seiring dengan upaya pemerintah mendorong pemekaran wilayah
sebagai bagian dari strategi memperpendek rentang pelayanan dan mempercepat
pembangunan masyarakat.
Perempuan, kata dia, memiliki pengalaman panjang dalam kegiatan sosial dan
pemberdayaan masyarakat.
Aktivitas tersebut dinilai dapat menjadi modal untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar dalam mengelola pemerintahan desa.
Komitmen Ismet tidak berhenti pada persoalan kepemimpinan. Ia juga menyiapkan
dukungan bagi organisasi perempuan melalui kebijakan penganggaran.
PKK, Dasawisma, Dekranasda serta organisasi perempuan lainnya diminta terus
memperkuat perannya sebagai mitra pembangunan daerah.
Dalam penyusunan APBD Bone Bolango 2027, Ismet memastikan kebutuhan program pemberdayaan perempuan akan diperjuangkan untuk mendapatkan dukungan anggaran.
“Pemerintah daerah akan mendorong agar kebutuhan program perempuan masuk dalam pembahasan anggaran 2027.
Saya akan mengupayakan dukungan tersebut melalui pembahasan bersama DPRD,”
jelasnya.
Bupati berharap dukungan kebijakan dan anggaran tersebut membuat organisasi
perempuan semakin produktif.
Ia ingin kegiatan PKK dan organisasi lainnya menghasilkan program nyata yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar menjalankan agenda seremonial.
Momentum pelantikan Dasawisma se-Kecamatan Bulango Selatan pun diharapkan
menjadi awal munculnya lebih banyak perempuan yang berani tampil di ruang publik.
Ismet ingin perempuan dari tingkat desa memiliki kesempatan untuk berkompetisi,
memimpin, dan mengambil bagian langsung dalam menentukan arah pembangunan Bone Bolango.(Mg-05).