PT Gorontalo Minerals Kembali Tebar Janji, Pasang Target Baru Produksi April 2027 ini Progresnya

Azis Manansang • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 10:33 WIB

 

Direktur PT Gorontalo Minerals Mohammad Sulthon menyampaikan alasannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Bone Bolango.(F:Diskominfo)
Direktur PT Gorontalo Minerals Mohammad Sulthon menyampaikan alasannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Bone Bolango.(F:Diskominfo)

Gorontalopost, SUWAWA — April 2027 kini menjadi target baru PT Gorontalo Minerals (GM) untuk memulai produksi di Bone Bolango. 

Target tersebut muncul setelah rencana sebelumnya yang menyebut produksi akan dimulai pada September 2026 belum terealisasi.

Direktur PT GM Mohammad Sulthon menyampaikan perubahan target itu saat mengikuti RDP bersama DPRD Bone Bolango, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dan Satgas Pemuda Peduli dan Pengawal Tambang, Rabu (16/9/2026).

Baca Juga: 1.046 Tanah Wakaf di Kabupaten Gorontalo Belum Bersertifikat, Pemkab Gandeng PA dan BPN

Menurut Sulthon, perusahaan tidak akan langsung mengoperasikan produksi pada kapasitas penuh. Kegiatan pengolahan bijih akan dimulai secara bertahap setelah fasilitas tambang dan processing plant dinilai siap.

“April 2027 menjadi target awal dimulainya produksi. Setelah itu, peningkatan volume akan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan fasilitas pengolahan,” jelas Sulthon.

Ia mengatakan saat ini perusahaan masih menjalankan berbagai pekerjaan secara bersamaan. Eksplorasi, pembangunan infrastruktur, pengembangan area tambang dan persiapan processing plant terus dilakukan untuk mengejar target tersebut.

Eksplorasi saat ini terpusat di Prospek Cabang Kiri. Sampai Agustus 2026, total pemboran telah mencapai sekitar 30.000 meter dan melibatkan sekitar 140 pekerja.

Menurut Sulthon, proses eksplorasi tersebut bertujuan memperoleh informasi lebih rinci mengenai struktur geologi dan potensi mineral di bawah permukaan.

Pekerjaan dilakukan melalui pemetaan, pengambilan sampel batuan permukaan dan pemboran dengan metode coring. PT GM kini mengoperasikan empat unit alat pemboran baru.

Untuk pekerjaan pemboran hingga kedalaman sekitar 1.000 meter, perusahaan masih membutuhkan kontraktor khusus. Pasalnya, penyedia jasa dengan kemampuan teknis tersebut masih relatif terbatas.

Baca Juga: Bursa Ketua KADIN Gorontalo Mengerucut, Fauzan Fadel dan Andi Ilham Lolos Verifikasi

Sementara itu, Motomboto North dipersiapkan sebagai wilayah awal pengembangan tambang untuk jangka waktu sekitar tiga hingga empat tahun.

Pembangunan fasilitas tambang dan processing plant ditargetkan rampung pada awal kuartal II 2027. 

Fasilitas tersebut menjadi penentu penting sebelum perusahaan dapat bergerak dari fase pembangunan menuju pengolahan dan produksi.

PT GM kemudian akan meningkatkan volume produksi secara bertahap. Perusahaan menargetkan capaian produksi pada akhir 2027 sudah dapat disampaikan setelah proses peningkatan operasi berlangsung.

Pengembangan kawasan pertambangan tersebut dibagi menjadi tiga kluster. Kluster pertama mencakup camp, jetty, workshop dan berbagai fasilitas pendukung.

Kluster kedua merupakan jaringan jalan tambang. Hingga kini, perusahaan menyebut telah membangun pioneering road sekitar 33 kilometer yang menghubungkan wilayah selatan dan utara.

Sedangkan kluster ketiga berupa kompleks penambangan Motomboto, termasuk Motomboto North, fasilitas pengolahan emas, fasilitas bahan peledak dan kompleks pemukiman karyawan.

Kompleks pemukiman tersebut ditargetkan selesai sekitar Maret atau April 2027.

Dari aspek pengadaan, Sulthon menyebut sekitar 68 persen nilai kontrak PT GM dikerjakan perusahaan atau pihak nasional, sementara 32 persen melibatkan pihak lokal.

Komposisi itu masih mungkin berubah sesuai kebutuhan operasional. Untuk teknologi tertentu yang belum dapat dipenuhi penyedia lokal maupun nasional, perusahaan membuka opsi menggunakan teknologi atau penyedia dari luar negeri.

Untuk kebutuhan supply, Sulthon mengatakan sebagian besar sudah melibatkan pihak lokal dan nasional. 

Keterlibatan tersebut menjadi salah satu indikator yang dapat digunakan untuk melihat ruang ekonomi yang terbuka bagi pelaku usaha di daerah.

Di tengah persiapan produksi, persoalan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan Motomboto North juga menjadi perhatian.

Baca Juga: Target Produksi April 2027 PT GM Dipertanyakan, DPRD Bone Bolango Minta Roadmap Jangan Lagi Plin P

Sulthon mengungkapkan masih terdapat sekitar 300 hingga 400 orang yang melakukan aktivitas masyarakat di kawasan tersebut. 

Keberadaan mereka menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam persiapan operasi karena berpotensi bersinggungan dengan kegiatan pertambangan.

PT GM menyiapkan pengamanan di sejumlah titik sebagai langkah antisipasi. Perusahaan menegaskan langkah tersebut merupakan upaya pencegahan dan bukan berdasarkan anggapan bahwa gangguan akan terjadi.

Koordinasi dengan pihak terkait juga akan dilakukan agar penanganan di lapangan dapat disesuaikan dengan kondisi aktual.

Dengan target terbaru tersebut, PT GM kini memiliki sejumlah pekerjaan yang harus berjalan beriringan. 

Eksplorasi harus terus dilakukan, pembangunan fasilitas harus dikebut, jaringan pendukung dipersiapkan dan persoalan sosial di sekitar wilayah tambang perlu dikelola.

Di hadapan DPRD, pemerintah daerah dan Satgas Pemuda Peduli dan Pengawal Tambang, April 2027 menjadi target produksi terbaru PT GM setelah sebelumnya sempat menargetkan September 2026.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
eksplorasi tambang PT GMM PT Gorontalo Minerals Bone Bolango Produksi Emas