Patroli Malam Berujung Penanganan Karhutla, Lahan 150 Meter Persegi Terbakar di Bone Bolango

Azis Manansang • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 14:17 WIB
Kebakaran di Desa Dumbaya Bulan, aparat kepolisian dan masyarakat bahu membahu memadamkan api (F:Hms-Pol)
Kebakaran di Desa Dumbaya Bulan, aparat kepolisian dan masyarakat bahu membahu memadamkan api (F:Hms-Pol)

Gorontalopost, SUWAWA – Patroli personel Polres Bone Bolango di Kecamatan Suwawa Timur, Minggu (20/9/2026) malam, 

berubah menjadi aksi pemadaman setelah petugas menemukan kobaran api di sebuah lahan Desa Dumbaya Bulan.

Kebakaran terpantau sekitar pukul 21.00 WITA. Dari lokasi, api terlihat membakar lahan yang diperkirakan memiliki luas sekitar 150 meter persegi. 

Baca Juga: Teriakan Korban Bikin Pelaku Pencurian Tak Berkutik, Warga Wonosari Berhasil Mengamankan Pemuda 23 T

Personel yang tergabung dalam Tim Siaga III Karhutla langsung mengambil langkah untuk mengendalikan kobaran api.

Kanit Tipidter Polres Bone Bolango IPDA Zulfikar Nasution Hamzah memimpin proses pemadaman bersama masyarakat. 

Dengan peralatan seadanya, petugas dan warga bekerja bersama untuk memutus penyebaran api agar tidak merambat ke area lain.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Sekitar pukul 23.00 WITA, api berhasil dipadamkan. 

Namun, personel tetap melakukan penyisiran dan pendinginan di sekitar lokasi guna memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang masih tersisa.

Dugaan sementara, kobaran api berasal dari sisa rumput maupun material kering yang pernah terbakar sebelumnya. 

Material tersebut diduga kembali terbakar setelah tertiup angin. Petugas masih melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi lokasi benar-benar aman.

Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak sembarangan menggunakan api di area terbuka. 

Baca Juga: Yuliandre Darwis Ultimatum Pengurus Kadin Gorontalo, Buktikan Kerja, Bukan Sekadar Jabatan

IPDA Zulfikar meminta warga tidak membakar sampah atau lahan tanpa pengawasan, terlebih saat melakukan pembukaan lahan.

“Kalau menemukan titik api, jangan menunggu sampai api membesar. Segera informasikan kepada petugas agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin. 

Menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran adalah tanggung jawab kita bersama,” kata Zulfikar saat memimpin penanganan kebakaran.

Kepolisian berharap kewaspadaan dan keterlibatan masyarakat dapat mempercepat penanganan setiap potensi kebakaran, sekaligus mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.(Mg-05).

Editor : Azis Manansang
Gorontalo Polres Bone Bolango hutan kebakaran lahan SUWAWA TIMUR